Keuskupan-Kepangeranan Liège

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Keuskupan-Kepangeranan Liège
  • Principauté de Liège (fr)
  • Prinsbisdom Luik (nl)
  • Fürstbistum Lüttich (de)
  • Principåté d' Lidje (wa)
Negara bagian Kekaisaran Romawi Suci
980–1789
1791–1792
1793–1795
Bendera Lambang
Keuskupan-Kepangeranan Liège sekitar tahun 1350.
Ibu kota Liège
Bahasa Perancis, Belanda, Jerman, Walloon
Agama Katolik Roma
Bentuk pemerintahan Kepangeranan elektif
Uskup-Pangeran
 -  340an–384 Santo Servatius (uskup pertama, di Maastricht)
 -  approximately 670-700 Santo Lambert (di Maastricht)
 -  972–1008 Notger (uskup-pangeran pertama)
 -  1792–94 François-Antoine-Marie de Méan (terakhir)
Era sejarah Abad Pertengahan
 -  Pendirian keuskupan 340-an
 -  Kekuasaan sekuler diperoleh 980
 -  Pembelian Ketuanan
     Bouillon

1096
 -  Menganeksasi County Loon 1366
 -  Memperoleh County Horne 1568
 -  Revolusi Liège 1789–91
 -  Dianeksasi Perancis 1795
 -  Konkordat menerika pembubaran keuskupan
10 September 1801
Pendahulu
Pengganti
Republik Liège
Republik Liège
Republik Perancis Pertama
Sekarang bagian dari  Belgia
 Perancis
 Jerman
 Belanda

Keuskupan-Kepangeranan Liège adalah negara bagian Kekaisaran Romawi Suci yang diperintah oleh Uskup Liège sebagai pangeran. Uskup-uskup Liège memperoleh status uskup-pangeran antara tahun 980 hingga 985 ketika Uskup Notger, yang telah menjadi Uskup Liege semenjak tahun 972, memperoleh kekuasaan sekuler atas County Huy dari Otto II, Kaisar Romawi Suci.

Semenjak tahun 1500, Keuskupan-Kepangeranan ini termasuk dalam Lingkaran Niederrhein-Westfalen di Kekaisaran Romawi Suci. Wilayah negara ini meliputi sebagian besar wilayah yang saat ini merupakan bagian dari Provinsi Liège dan Limburg di Belgia, serta beberapa eksklaf di wilayah Belgia dan Belanda lainnya.

Keuskupan-Kepangeranan ini sempat menjadi republik (Republik Liège) dari tahun 1789 hingga akhirnya kembali menjadi Keuskupan-Kepangeranan lagi pada tahun 1791. Kekuasaan uskup-pangeran berakhir ketika Keuskupan-Kepangeranan Liège dianeksasi oleh Perancis pada tahun 1795. Pada tahun 1815, wilayah negara ini menjadi bagian dari Kerajaan Belanda, dan pada tahun 1830 sebagian dari wilayah Liège terpecah dan menjadi bagian dari Belgia.

Keuskupan-Kepangeranan Liège tidak pernah menjadi bagian dari Tujuh Belas Provinsi atau Belanda Selatan Spanyol atau Austria, tetapi dari abad ke-16 politiknya sangat dipengaruhi oleh Adipati-Adipati Burgundia dan nantinya Wangsa Habsburg.

Pada tahun 1559, 1.636 paroki keuskupan-kepangeranan ini dikelompokkan menjadi delapan arkdeakon dan dua puluh delapan dewan, chrétientés. Kota-kota yang paling penting (bonnes villes) di keuskupan-kepangeranan ini adalah Liège, Beringen, Bilzen, Borgloon, Bree, Châtelet, Ciney, Couvin, Dinant, Fosses-la-Ville, Hamont, Hasselt, Herk-de-Stad, Huy, Maaseik, Peer, Sint-Truiden, Stokkem, Thuin, Tongeren, Verviers, Visé, dan Waremme.

Kota Maastricht berada di bawah jurisdiksi gabungan Uskup-Pangeran Liège dan Adipati Brabant (nantinya Dewan Negara Belanda). Maka dari itu Maastricht memiliki status status aparte selama era ancien régime.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 50°40′LU 5°30′BT / 50,667°LU 5,5°BT / 50.667; 5.500