Kesinambungan dialek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kesinambungan dialek (bahasa Latin: continuum dialectorum) atau rantai dialek (bahasa Latin: catena dialectorum) adalah sebuah fenomena linguistik di mana terdapat serangkaian dialek yang berkerabat satu sama lain. Dialek ini tidak hanya berkerabat namun para penutur dialek-dialek yang berseberangan dapat mengerti satu sama lain. Tetapi dialek di ujung wilayah dengan ujung satunya tidak mengerti satu sama lain lagi. Sebagai contoh yaitu kesinambungan dialek dari bahasa Melayu. Terdapat kesinambungan dialek dari Sumatera di ujung barat Indonesia sampai Papua di ujung timur. Namun penutur dialek di wilayah Sumatera (misalnya bahasa Melayu Riau) tidak dapat berbincang-bincang dengan penutur bahasa Melayu Indonesia Timur. Tapi penutur dialek Riau bisa berbicara dengan dialek sebelahnya, yaitu dialek Bangka dan seterusnya.