Kereta api Pangrango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ka Pangrango.png
Kereta api Pangrango
Cc206pangrangoccr.jpg
KA Pangrango sedang berhenti di Stasiun KA Cicurug dengan CC206 pada pukul 06.05
Info
Kelas Eksekutif dan Ekonomi AC
Sistem Kereta api lokal jarak menengah
Status Beroperasi
Lokal Daop 1 Jakarta
Stasiun terminus Bogor Paledang
Cianjur
Rute pelayanan 1
Nomor KA 111, 114, 116, 118
Operasional
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi I Jakarta
Dipo Jatinegara (JNG), Untuk Lokomotif Kereta
Jakarta Kota (JAKK), Untuk Rangkaian Kereta api
Lokomotif CC206
Kecepatan operasi 20 s.d. 60 km/jam
Peta Rute

(Keterangan: Ls.: berjalan langsung, kereta tidak berhenti di stasiun yang terdapat tanda ini)
(Cetak tebal merupakan stasiun utama KA Pangrango & Siliwangi)

Continuation backward
Ke Manggarai & Jakarta
Station on track
Stasiun Bogor (hanya langsiran lokomotif)
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Bogor Paledang
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Batutulis
Stop on track
Ls. Stasiun Ciomas
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Maseng
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cigombong
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cicurug
Stop on track
Ls. Stasiun Cijambe
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Parung Kuda
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cibadak
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Karang Tengah
Stop on track
Ls. Stasiun Pondok Leungsir
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cisaat
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Sukabumi
Unknown route-map component "KMW"
Batas Daop I JAK - Daop II BD
Stop on track
Ls. Stasiun Ranji
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Gandasoli
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cireungas
Enter and exit tunnel
Terowongan Lampegan
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Lampegan
Stop on track
Ls. Halte Sindangresmi
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cibeber
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cilaku
Stop on track
Ls. Halte Pasir Hayam
Unknown route-map component "pBHF"
Stasiun Cianjur
Continuation forward
Ke Padalarang & Bandung


KA Pangrango (kanan) memasuki Stasiun Sukabumi
KA Pangrango (kanan) memasuki Stasiun Sukabumi, sedangkan KA Siliwangi (kiri) sedang dipersiapkan untuk pertukaran lokomotif.

Kereta api Pangrango Adalah kereta api kelas eksekutif dan ekonomi AC milik PT Kereta Api Indonesia dengan relasi Halte Bogor Paledang - Stasiun Sukabumi - Stasiun Cianjur. Jarak yang ditempuh 126 km dalam waktu 4 jam 15 menit yang diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan pada tanggal 9 November 2013, menggantikan KRD Bumi Geulis yang sudah mogok sejak Desember 2012.

Susunan rangkaian kereta ini pada awal beroperasi terdiri satu lokomotif, tiga gerbong ekonomi AC, satu gerbong eksekutif, dan satu gerbong kereta makan pembangkit. Saat ini, okupansi Kereta Api Pangrango sangat tinggi, sehingga menggunakan susunan rangkaian 1 gerbong makan pembangkit ekonomi eksterior Batik Cikole, satu gerbong eksekutif, dan empat gerbong ekonomi. Saat ini kereta api ini telah disatukan dengan kereta api Siliwangi yang saling berkebalikan, seperti layaknya kereta api Penataran dan Rapih Dhoho.

Dengan harga eksekutif Rp40.000-60.000,00 dan ekonomi Rp15.000-25.000,00 sekali jalan serta dengan adanya tarif progresif, penumpang dapat menikmati pemandangan di daerah Bogor dan Sukabumi.

Stasiun-stasiun yang disinggahi[sunting | sunting sumber]

Jadwal[sunting | sunting sumber]

Jadwal sesuai Gapeka 2015[1]

Stasiun KA 111 KA 113 KA 115
Cianjur - 08.15 13.50
Sukabumi 05.00 10.05 15.45
Bogor Paledang 07.03 12.08 17.48
Stasiun KA 114 KA 116 KA 118
Bogor Paledang 07.55 13.25 18.30
Sukabumi 10.20 15.50 20.41
Cianjur 11.43 17.13 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Tanggal 3 Januari 2014 pukul 14.05, KA 7118 Pangrango relasi Bogor Paledang - Sukabumi anjlok di Jembatan Pamoyanan Cicurug, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat dikarenakan adanya rel patah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 1 kereta makan yang berada di rangkaian terakhir KA nyaris terguling akibat menginjak rel yang patah. Akhirnya kereta makan tersebut dilepaskan dan ditinggalkan dari rangkaian lalu kereta kembali berjalan tanpa aliran listrik & fasilitas restorasi. Perbaikan rel telah selesai dilakukan pada pukul 21.25, dengan memperbaiki bantalan yang patah dan esoknya KA bisa kembali melintas dengan normal.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]