Kereta api Anjasmoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Anjasmoro
Papan Nama KA Anjasmoro khas Daop 1.jpg
KA Anjasmoro Madiun.jpg
Kereta api Anjasmoro melintas di persawahan Winongo, Madiun
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
Pendahulu
Mulai beroperasi1 Desember 2019
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.000 penumpang per bulan
Rute
Stasiun awalPasar Senen
Stasiun akhirJombang
Jarak tempuh730 km
Waktu tempuh rerata
  • 13 Jam 7 Menit
    (Jombang-Pasar Senen)
  • 12 Jam 10 Menit
    (Pasar Senen-Jombang)
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi AC plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi AC plus)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas kateringAda.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, tanpa tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan
  • Ada
    (untuk kelas eksekutif)
  • Tidak
    (untuk kelas ekonomi AC plus)
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal127-128
Peta rute
Lintas KA Jakarta-Jombang-Surabaya
Untuk KA:
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
Wonokromo
ke Malang/Banyuwangi
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Magetan
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo
Butuh
Prembun
Kutowinangun
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Prupuk
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Pegaden Baru
Ke Bandung
Bekasi KRL Icon Blue.svg
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Tanjung Priok
Jakarta Kota KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundetjk12.png
Keterangan:

2. Stasiun pemberhentian

  • KA GBMS juga berhenti di stasiun yang bertanda bulat penuh berukuran kecil
  • KA Jayakarta juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah
  • KA Anjasmoro juga berhenti di stasiun bertulis miring dan stasiun bertanda bolong hitam
  • Hanya KA 111 GBMS yang berhenti di Bekasi, Gombong, Kebumen, dan Kroya
  • Hanya KA 112 GBMS dan 128 Anjasmoro yang berhenti di Prembun
  • KA Jayakarta tidak berhenti di Jakarta Pasar Senen
  • Hanya KA 254 Jayakarta yang berhenti di Kebumen dan Wonosari
  • Hanya KA 127 Anjasmoro yang berhenti di Kebumen

Kereta api Anjasmoro merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi AC plus yang dioperasikan oleh PT Kereta api Indonesia (Persero) Daerah Operasi I Jakarta yang melayani lintas Pasarsenen-Jombang lewat Yogyakarta dan sebaliknya.

Asal-usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama Anjasmoro berasal dari Gunung Anjasmoro yang memiliki ketinggian 2.282 m dari permukaan laut dan merupakan tataran pegunungan dengan puncak tertinggi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Anjasmoro dioperasikan pertama kali pada tanggal 1 Desember 2019 yang melayani perjalanan kelas eksekutif dan ekonomi AC plus untuk lintas Jakarta–Jombang yang sebelumnya pernah dilayani dengan perjalanan kelas ekonomi dari Jombang ke Jakarta dengan nama Tebuireng. Pada tanggal 24 Desember 1994, layanan kereta api Tebuireng ditingkatkan dengan menambah rangkaian kereta kelas bisnis, kemudian semua rangkaian berubah layanan menjadi kelas bisnis sejak tanggal 1 Agustus 1996.

Penambahan layanan kelas eksekutif dilakukan sejak tanggal 1 Agustus 1999 dan pada tanggal 15 April 2001 kereta api tersebut melayani perjalanan dengan kelas eksekutif dan bisnis, dengan rangkaian yang terdiri dari dua kereta kelas eksekutif (K1) dan delapan kereta kelas bisnis (K2) yang kelak diberi nama Bangunkarta—merupakan singkatan dari kota-kota yang dilalui kereta api ini, Jombang–Madiun–Jakarta. Setelah trayek kereta api Bangunkarta diperpanjang sampai Surabaya sejak tahun 2013, belum ada kereta api yang melayani trayek yang sama.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Pasar Senen - Jombang pp.
Lokomotif CC206
Rangkaian empat kereta eksekutif (K1 JAKK) + satu kereta makan/pembangkit (KM1/M1/MP3 JAKK) + lima kereta ekonomi plus (K3 JAKK)


Keterangan :

  • Dalam sekali perjalanan, ia jarang menggunakan kereta pembangkit (P) maupun kereta makan (KM1 atau M1), kecuali jika kereta makan pembangkit mengalami masalah maupun kerusakan.
  • Beberapa kereta ekonomi AC plus tersebut terdapat ruang kosong untuk penyandang disabilitas sehingga jumlah kursi per kereta sebanyak 64 kursi
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah antara Rp165.000,00-Rp300.000,00 untuk kelas ekonomi AC plus dan Rp265.000,00-Rp540.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • Jombang - Madiun maupun sebaliknya: Rp40.000,00 (ekonomi plus) dan Rp70.000,00 (eksekutif)
  • Madiun - Yogyakarta maupun sebaliknya: Rp70.000,00 (ekonomi plus) dan Rp100.000,00 (eksekutif)
  • Cirebon - Jakarta maupun sebaliknya: Rp105.000,00 (ekonomi plus) dan Rp165.000,00 (eksekutif)

Jadwal[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Anjasmoro per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 127 Anjasmoro (Jombang–Pasar Senen)
Stasiun Datang Berangkat
Jombang - 21.40
Kertosono 21.56 21.59
Nganjuk 22.18 22.20
Caruban 22.47 22.49
Madiun 23.03 23.10
Ngawi 23.32 23.34
Sragen 00.10 00.12
Solo Balapan 00.38 00.45
Klaten 01.10 01.12
Yogyakarta 01.36 01.50
Kutoarjo 02.45 02.49
Butuh 02.57 03.03
Kutowinangun 03.16 03.22
Wonosari 03.28 03.36
Kebumen 03.42 03.48
Ijo 04.13 04.20
Kroya 04.40 04.45
Purwokerto 05.15 05.27
Cirebon Prujakan 07.22 07.37
Pegadenbaru 08.54 08.57
Jatinegara 10.35 10.37
Pasar Senen 10.47 -
KA 128 Anjasmoro (Pasar Senen–Jombang)
Stasiun Datang Berangkat
Pasar Senen - 05.25
Pegadenbaru 07.07 07.09
Cirebon Prujakan 08.21 08.30
Purwokerto 10.24 10.37
Kroya 11.03 11.09
Karanganyar 11.40 11.44
Wonosari 12.00 12.06
Prembun 12.16 12.22
Kutoarjo 12.33 12.36
Yogyakarta 13.28 13.36
Klaten 14.00 14.02
Solo Balapan 14.29 14.41
Sragen 15.06 15.08
Ngawi 15.41 15.43
Madiun 16.05 16.10
Caruban 16.25 16.27
Nganjuk 16.53 16.55
Kertosono 17.15 17.18
Jombang 17.35 -

Pranala luar[sunting | sunting sumber]