Lompat ke isi

Kerajaan Sussex

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sussex

Sūþseaxna Rīce
skt. 477[Fn 1]–860
Britania sekitar 800 M
Britania sekitar 800 M
StatusVasal Wessex (686–726, 827–860)
Vasal Mercia (771–796)
Ibu kotaChichester Selsey (kursi keuskupan Saxon Selatan)
Bahasa yang umum digunakanBahasa Inggris Kuno (Ænglisc)
Agama
Paganisme (seb. abad ke-7)
Kekristenan
 Pra-Skisma (set. abad ke-7)
PemerintahanMonarki
Penguasa (lihat daftar penuh) 
 477–491 atau kemudian
Ælle
 fl. skt. 660-685
Æðelwold
LegislatifWitenagemot
Era SejarahHeptarkhia
 Didirikan
skt. 477[Fn 2]
 Tunduk kepada Wessex
skt. 686 - 726
 Subject to Mercia
771 hingga skt. 796
 Tunduk kepada Wessex
Dari skt. 827
 Diintegrasi penuh ke Mahkota Wessex
860
Populasi
 450
25000
 1100
35000
Mata uangSkeatta
Didahului oleh
Digantikan oleh
Sub-Britania Romawi
Haestingas
Wessex
Sekarang bagian dari Britania Raya
  Inggris Tenggara
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Kerajaan Saxon Selatan, sekarang disebut Kerajaan Sussex (/ˈsʌsɪks/; bahasa Inggris Kuno: Sūþseaxna rīce) merupakan salah satu dari tujuh kerajaan tradisional dalam Heptarki Anglo-Saxon. Berlokasi di pantai selatan Britania Raya, Sussex pada awalnya merupakan koloni Saxon pada abad keenam, sebelum kemudian berkembang menjadi kerajaan yang independen.

Menurut legenda pendiriannya, pada tahun 477 M, Ælle dan ketiga putranya tiba dengan tiga kapal dan menaklukkan wilayah yang kini dikenal sebagai Sussex. Ælle kemudian dianggap sebagai Bretwalda (penguasa tertinggi) atas kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon lain di selatan muara Humber. Meskipun para sejarawan terbagi mengenai keberadaan Ælle yang sebenarnya, bukti arkeologi mendukung pandangan bahwa otoritas Saxon Selatan mungkin pernah mengalami ekspansi singkat hingga ke Midlands pada abad ke-5.

Dibandingkan dengan kerajaan Anglo-Saxon lainnya, Sussex merupakan entitas politik yang paling minim informasinya; tidak ada daftar raja yang tersisa, kerajaan ini memiliki lebih sedikit sentralisasi, dan diperintah oleh beberapa penguasa lokal. Meskipun demikian, pada sebagian besar abad ke-7 dan ke-8, Sussex menghadapi upaya invasi berulang kali dari kerajaan Wessex di sebelah baratnya. Untuk melawan ancaman tersebut, Raja Æðelwealh membentuk aliansi dengan Mercia yang Kristen, menjadikannya raja Kristen pertama di Sussex. Dengan dukungan Santo Wilfrid, Sussex menjadi kerajaan Anglo-Saxon besar terakhir yang memeluk Kristen. Pasukan Saxon Selatan dan Mercia bahkan berhasil menguasai sebagian Hampshire timur dan Isle of Wight.

Masa-masa penuh kekerasan terjadi ketika Cædwalla dari Wessex membunuh Æðelwealh, yang kemudian "menghancurkan Sussex dengan pembantaian dan perusakan kejam," sebagaimana dicatat oleh Bede. Walaupun Saxon Selatan sempat mengusir Cædwalla dan berhasil memimpin kampanye militer ke Kent, di mana mereka mengganti rajanya dan berpotensi kembali menjadi kekuatan regional. Cædwalla tak lama kemudian kembali ke Sussex, membunuh rajanya, dan menempatkan rakyatnya dalam "keadaan perbudakan yang lebih buruk." Imbasnya, para rohaniwan Saxon Selatan diletakkan di bawah kendali Winchester (Wessex). Barulah sekitar tahun 715, Eadberht dari Selsey diangkat menjadi uskup Saxon Selatan pertama. Setelah periode kekuasaan oleh Raja Offa dari Mercia, Sussex sempat mendapatkan kembali kemerdekaannya. Namun, tidak lama kemudian, wilayah ini dianeksasi oleh Wessex, kemungkinan pada tahun 827 setelah Pertempuran Ellendun. Sussex secara penuh diperintah oleh raja-raja Wessex pada tahun 860, dan akhirnya menjadi bagian dari Kerajaan Inggris yang baru pada tahun 927.

  1. The traditional year given for the creation of the Kingdom of Sussex from Bede is 477; many academics think the date was probably about 20 years earlier, ca457.[1]
  2. The traditional year given for the creation of the Kingdom of Sussex from Bede is 477; many academics think the date was probably about 20 years earlier, ca457.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Brandon 2006, hlm. 68
  2. Brandon 2006, hlm. 68

Karya kutipan

[sunting | sunting sumber]