Kerajaan Hongaria (1301–1526)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bagian dari seri mengenai
Sejarah Hongaria
Lambang Hongaria
Portal-puzzle.svg Portal Hongaria

Pada abad pertengahan akhir, Kerajaan Hongaria sedang melewati periode antar raja pada abad ke-14. Kekuasaan raja dikembalikan pada masa Károly Róbert (1308–1342) yang merupakan keturunan Wangsa Kapetia Anjou. Tambang emas dan perak yang dibuka pada masanya menghasilkan sekitar sepertiga total produksi dunia hingga tahun 1490-an. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa Lajos I dari Hongaria (1342–1382). Ia melancarkan kampanye militer melawan Keharyapatihan Lituania, Italia selatan, dan wilayah-wilayah nunjauh lainnya.

Perluasan wilayah Kesultanan Utsmaniyah mulai mencapai wilayah Hongaria pada masa Sigismund dari Luksemburg (1387–1437). Selama beberapa dasawarsa kemudian, komandan militer yang berbakat Hunyadi János memimpin pertempuran melawan Utsmaniyah. Kemenangannya di Nándorfehérvár (kini Beograd, Serbia) pada tahun 1456 berhasil menstabilkan perbatasan selatan selama lebih dari satu abad.

Pada masa ini, terdapat pula raja Hongaria pertama yang tidak memiliki nenek moyang dinasti, yaitu Hunyadi Mátyás (1458–1490). Ia melancarkan beberapa kampanye militer dan juga berhasil menjadi Raja Bohemia dan Adipati Austria. Pada masanya pula, Hongaria menjadi negara pertama yang mengadopsi Renaisans dari Italia.[1]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Peter Farbaky, Louis A. Waldman (7 November 2011). Italy & Hungary: Humanism and Art in the Early Renaissance. Harvard University Press. Diakses tanggal 6 Maret 2012.