Ken Hanggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Ken Hanggara yang memiliki nama asli Erlangga Setiawan (lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, 21 Juni 1991; umur 29 tahun) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya berupa cerita pendek, esei, ulasan, dan puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar, terbi sebagai buku, dan terhimpun dalam berbagai antologi. Pada tahun 2014, Ken Hanggara menerima penghargaan ASEAN Young Writer Award.[1][2][3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Ken Hanggara lahir di Sidoarjo, 21 Juni 1991. Sejak usia muda, dia sudah menggeluti minatnya di bidang sastra utamanya fiksi dan puisi. Akhir tahun 2007, ia sudah menulis banyak puisi, namun hanya sebagai koleksi pribadi saja. Barulah pada tahun 2010 ia mulai serius menulis novel, walau pada akhirnya gagal. Hidup sebagai perantau di Jakarta dengan kondisi serba terbatas, membuatnya harus rela jalan kaki sejauh hampir satu kilo hanya untuk mengetik tulisan di warnet. Akhir tahun 2010 ia menyerah dan berpikir bahwa dia tidak akan bisa menjadi penulis karena berbagai hal di samping pekerjaannya yang rangkap dua: sebagai artis pemula dan assistant refractionist opticians, mengalami pasang-surut.

Setelah berhenti menulis cukup lama, dua tahun kemudian, pertengahan 2012, ia mulai bertekad membuang rasa putus asa dalam menulis. Ia memulai langkah baru dengan lebih serius, mengikuti berbagai perlombaan, dan mengirim karya-karyanya ke media cetak. Akhir 2012 ia berhasil merampungkan tiga buku pertamanya. Dua di antaranya sudah terbit, yakni Dermaga Batu dan Jalan Setapak Aisyah. Tahun 2013 menjadi tahun “tergila”-nya dalam menulis. Sepanjang tahun ini pula ia berhasil menyelesaikan naskah buku—baik itu novel, kumpulan puisi, dan kumpulan cerpen—hingga sebanyak 13 naskah yang diteebitkan oleh penerbit mayor.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Beberapa prestasi menulis juga telah ia raih, dari lomba resensi, surat, puisi, hingga cerpen. Prestasi pertamanya adalah ketika ia memenangi lomba surat untuk milad Sekjen FAM Indonesia pada Juni 2012. Disusul kemudian cerpennya, Lonceng Kemuliaan masuk dalam 10 besar lomba cerpen tema kemiskinan dan anak jalanan. Lalu, berturut-turut beberapa prestasi lain menyusul. Cerpennya seperti Tentang Wanita yang Dekat Sekaligus Jauh Dariku masuk 10 besar lomba cerpen tema TKI, Bunga Tidur masuk 15 cerpen tema Umrah, Bersama Tubuh Emak yang Mati, Sulung dan Bungsu Berperang berada di jajaran 10 besar lomba cerpen tema Indonesia, meraih juara dua.

Bersama FAM Indonesia, dia mengantungi sebanyak kurang lebih 35 piagam/sertifikat penghargaan menulis, dimulai sebagai anggota teladan, juara dalam beberapa lomba menulis oleh FAM Indonesia, serta menerbitkan beberapa buku dalam waktu setahun. Terakhir, prestasi yang ia capai adalah dengan terpilihnya cerpen Robot-Robotan di Rahim Ibu sebagai juara dua kategori bahasa Indonesia dalam ajang ASEAN Young Writer Award 2014.

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Dermaga Batu (kumpulan puisi, FAM Publishing, 2013)
  • Jalan Setapak Aisyah (kumpulan cerpen kaum marginal, FAM Publishing, 2013)
  • Minus Menangis (kumpulan cerpen sisi kelam Indonesia
  • FAM Publishing, 2014)
  • Matahari yang Setia (novel, Zettu, 2014)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Ken Hanggara (Surabaya): "Seabrek Prestasi Menulis dan Berhasil Menangkan ASEAN Young Writer Award 2014"". Famindonesia. Diakses tanggal 4 Maret 2019. 
  2. ^ "Ken Hanggara". Basabasi. Diakses tanggal 4 Maret 2019. 
  3. ^ "Tata Cara Menghadiri Pernikahan Mantan Pacar". NusantaraNews. Diakses tanggal 4 Maret 2019.