Kemunculan (filsafat)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gundukan "katedral" sarang rayap yang dihasilkan oleh koloni rayap merupakan contoh klasik kemunculan di alam
Pola riak di gumuk yang diciptakan oleh angin atau air adalah contoh struktur kemunculan di alam.

Dalam filsafat, teori sistem, ilmu pengetahuan, dan seni, kemunculan atau emergentia[a] terjadi ketika suatu entitas yang diamati memiliki sifat-sifat yang tidak dimiliki oleh bagian-bagiannya sendiri-sendiri. Dengan kata lain "kemunculan" adalah sifat atau perilaku yang muncul hanya ketika bagian-bagian entitas berinteraksi secara kolektif dalam keseluruhan yang lebih luas.

Kemunculan memainkan peran sentral dalam teori tingkat integratif dan sistem yang kompleks. Misalnya fenomena kehidupan yang dipelajari dalam biologi, sebenarnya adalah kemunculan dari berbagai sifat kimia. Banyak fenomena psikologis juga diketahui merupakan kemunculan dari proses neurobiologis sederhana yang mendasarinya.

Dalam filsafat, teori yang menekankan pada sifat-sifat kemunculan disebut emergentisme.[2]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ bentuk netral dari kata emergens dalam bahasa Latin, berarti "muncul".[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "EMERGENS, Glossarium mediae et infimae latinitatis, Du Cange et al". ducange.enc.sorbonne.fr (dalam bahasa Latin). Diakses tanggal 2022-01-10. 
  2. ^ O'Connor, Timothy; Wong, Hong Yu (February 28, 2012). "Emergent Properties". Dalam Edward N. Zalta. The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Spring 2012 Edition). 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Albert, Réka; Jeong, Hawoong; Barabási, Albert-László (9 September 1999). "Diameter of the World-Wide Web". Nature. 401 (6749): 130–131. arXiv:cond-mat/9907038alt=Dapat diakses gratis. Bibcode:1999Natur.401..130A. doi:10.1038/43601. 
  • Anderson, P.W. (1972), "More is Different: Broken Symmetry and the Nature of the Hierarchical Structure of Science", Science, 177 (4047): 393–96, Bibcode:1972Sci...177..393A, doi:10.1126/science.177.4047.393, PMID 17796623 
  • Bedau, Mark A. (1997), Weak Emergence (PDF) 
  • Bejan, Adrian (2016), The Physics of Life: The Evolution of Everything, St. Martin's Press, ISBN 978-1250078827 
  • Bejan, Adrian; Zane, J. P. (2012). Design in Nature: How the Constructal Law Governs Evolution in Biology, Physics, Technology, and Social Organizations. Doubleday. ISBN 978-0-385-53461-1
  • Blitz, David (1992). Emergent Evolution: Qualitative Novelty and the Levels of Reality. Dordrecht: Kluwer Academic. 
  • Corning, Peter A. (1983), The Synergism Hypothesis: A Theory of Progressive Evolution, New York: McGraw-Hill 
  • Corning, Peter A. (2005). Holistic Darwinism: Synergy, Cybernetics and the Bioeconomics of Evolution. Chicago: University of Chicago Press. 
  • Huxley, J. S.; Huxley, T. H. (1947). Evolution and Ethics: 1983–1934. London: The Pilot Press. 
  • Koestler, Arthur (1969), A. Koestler; J. R. Smythies, ed., Beyond Reductionism: New Perspectives in the Life Sciences, London: Hutchinson 
  • Laughlin, Robert (2005), A Different Universe: Reinventing Physics from the Bottom Down, Basic Books, ISBN 978-0-465-03828-2 

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]