Kelinci eropa
| Kelinci eropa
| |
|---|---|
| Oryctolagus cuniculus | |
| Status konservasi | |
| Taksonomi | |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Lagomorpha |
| Famili | Leporidae |
| Genus | Oryctolagus |
| Spesies | Oryctolagus cuniculus Linnaeus, 1758 |
| Tata nama | |
| Protonim | Lepus cuniculus |
| Distribusi | |
Kelinci eropa (Oryctolagus cuniculus) atau coney[1] adalah spesies kelinci yang berasal dari Semenanjung Iberia (Spanyol, Portugal, dan Andorra) serta Prancis barat daya.[2] Spesies ini merupakan satu-satunya anggota yang masih hidup dalam genus Oryctolagus, yaitu genus hewan lagomorf. Kelinci Eropa dewasa rata-rata berukuran lebih kecil dibandingkan kelinci liar Eropa, meskipun ukuran dan beratnya bervariasi tergantung pada habitat dan pola makan. Karena riwayat domestikasi, pembiakan selektif, dan penyebaran ke habitat nonasli, kelinci Eropa liar maupun peliharaan di berbagai belahan dunia dapat sangat bervariasi dalam ukuran, bentuk, dan warna.
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Kelinci Eropa dewasa dapat mencapai panjang 40 cm dan berat antara 1,2 hingga 2,0 kg. Kaki belakangnya berukuran 8,5–10 cm, sedangkan telinganya memiliki panjang 6,5–7,5 cm dari tengkuk.[3] Kelinci Eropa berukuran lebih kecil dibandingkan kelinci Eropa liar (European hare) dan kelinci gunung (mountain hare), serta memiliki kaki yang proporsinya lebih pendek. Selain itu, kelinci ini tidak memiliki ujung telinga berwarna hitam seperti kedua jenis kelinci tersebut.[4]
Taksonomi
[sunting | sunting sumber]Awalnya dimasukkan ke dalam genus Lepus oleh Carl Linnaeus pada tahun 1758,[5] kelinci Eropa kemudian ditempatkan dalam genus tersendiri, Oryctolagus, pada tahun 1874 oleh ahli zoologi Swedia Wilhelm Lilljeborg berdasarkan kebiasaannya membuat liang, anaknya yang lahir dalam keadaan buta dan tak berdaya, serta lubang hidungnya yang sempit[6]—semua ciri yang tidak ditemukan pada kelinci liar.[7] Secara sekilas, kelinci Eropa tampak mirip dengan berekor kapas Amerika Utara (Sylvilagus), karena keduanya bersifat altrisial (lahir dalam keadaan buta dan tanpa bulu), memiliki daging berwarna putih, dan menunjukkan sedikit dimorfisme seksual. Namun, keduanya berbeda dalam ciri tengkorak, dan berekor kapas tidak membuat liang sendiri seperti yang dilakukan kelinci Eropa.[8] Studi molekuler membuktikan bahwa kemiripan antara keduanya disebabkan oleh evolusi konvergen, dan kerabat terdekat kelinci Eropa adalah kelinci hispid (Caprolagus hispidus), kelinci sungai (Bunolagus monticularis), dan kelinci Amami (Pentalagus furnessi).[9]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ • Oxford Dictionary of Phrase and Fable 2006| • Oxford English Dictionary 2024
- ↑ Villafuerte & Delibes-Mateos 2020
- ↑ Harris & Yalden 2008, hlm. 204
- ↑ Harris & Yalden 2008, hlm. 202
- ↑ Linné & Salvius 1758, hlm. 58
- ↑ Lilljeborg 1874, hlm. 417
- ↑ Harris & Yalden 2008, hlm. 203
- ↑ Barrett-Hamilton, Hinton & Wilson 1910, hlm. 173
- ↑ Harris & Yalden 2008, hlm. 201
Bibliografi
[sunting | sunting sumber]- Villafuerte, R. & Delibes-Mateos, M. (2019). "Oryctolagus cuniculus" e.T41291A170619657. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T41291A170619657.en. ; ;
- "coney". The Oxford Dictionary of Phrase and Fable (Edisi 2nd). Oxford University Press. 2006. ISBN 978-0-19-172704-7. Diakses tanggal 11 November 2024.
- "coney". Oxford English Dictionary (Edisi Online). Oxford University Press. September 2024. Templat:OEDsub
- Lilljeborg, Wilhelm (1874). Sveriges och Norges ryggradsdjur I. Däggdjuren (dalam bahasa Swedia). Uppsala. doi:10.5962/BHL.TITLE.102219. OCLC 181157862 – via Biodiversity Heritage Library. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
- Linné, Carl von; Salvius, Lars (1758). Caroli Linnaei...Systema naturae per regna tria naturae :secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis (dalam bahasa Latin). Vol. 1. Impensis Direct. Laurentii Salvii.
- Harris, Stephen; Yalden, Derek (2008). Mammals of the British Isles (Edisi 4th Revised). Mammal Society. ISBN 978-0-906282-65-6.
- Barrett-Hamilton, Gerald Edwin Hamilton; Hinton, Martin A. C.; Wilson, Edward Adrian (1910). A history of British mammals, v. 2; pt. 2. London: Gurney and Jackson. OCLC 1167055925.