Kecelaan
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Januari 2023) |

Kecelaan (sebagai lawan kata dari kebajikan) adalah perbuatan yang buruk, aib, tidak pantas, ternoda dsb.[1][2] Dalam bahasa Indonesia, kecelaan dapat disinonimkan atau berhubungan erat dengan beberapa kata lain, seperti perbuatan buruk, kesalahan, dosa, kebobrokan, kejahatan, kebengisan, kebusukan, dan kebiadaban.
Istilah
[sunting | sunting sumber]Dalam beberapa teks agama dan filsafat, istilah kecelaan dilawankan dengan istilah kebajikan, beberapa contoh di antaranya sebagai berikut.
"Tiadalah harus sebarang yang kecelaan itu ditambah-tambah celanya, melainkan dicarikan jalan kebajikan juga."
Alkitab Mazmur 15:[4]
15:2 Orang yang berjalan dengan tulus hatinya, dan yang mengerjakan kebajikan, dan yang berkata benar dalam hatinya. 15:3 Yang tiada berbuat fitnah dengan lidahnya dan tiada berbuat jahat akan kawannya dan tiada mengatakan kecelaan samanya manusia.
Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Glosarium ~ Kateglo". kateglo.com. Diakses tanggal 2019-08-31.
- ↑ "kecelaan (indonesia) - Kamus SABDA". kamus.sabda.org. Diakses tanggal 2019-08-31.
- ↑ Hikayat Bayan Budiman. Balai Pustaka. 1986.
- ↑ "Mazmur 15 (TL) - Tampilan Pasal - Alkitab SABDA". alkitab.sabda.org. Diakses tanggal 2019-08-31.