Keajaiban Cinta (sinetron 2021)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Keajaiban Cinta
Poster Keajaiban Cinta (sinetron 2021).jpeg
Genre
Penulis skenario
  • Serena Luna
  • Daniel Tito
Penulis cerita
  • Serena Luna
  • Daniel Tito
SutradaraGita Asmara
Pemeran
Penggubah lagu temaMawar de Jongh
Lagu pembuka"Mesin Waktu" — Mawar de Jongh
Lagu penutup"Mesin Waktu" — Mawar de Jongh
Penata musikBella Maritza
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode46 (daftar episode)
Produksi
ProduserDavid S. Suwarto
SinematografiSetiawan Dimaz
Penyunting
  • Dwi Dwok
  • Agus S.R.
  • Fadhil
KameraMulti-kamera
Durasi60—120 menit
Rumah produksiSinemArt
DistributorSurya Citra Media
Rilis
Jaringan asliSCTV
Tanggal tayang asli24 Mei (2021-05-24) –
30 Juni 2021 (2021-06-30)
Pranala luar
Situs web produksi

Keajaiban Cinta adalah sinetron Indonesia produksi SinemArt yang ditayangkan perdana 24 Mei 2021 pukul 21.30 WIB di SCTV.[1] Sinetron ini disutradarai oleh Gita Asmara dan dibintangi oleh Aliando Syarief, Sitha Marino, dan Erdin Werdrayana.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Mengisahkan tentang Awan Pratama (Atalarik Syach), laki-laki tampan dan kaya raya. Awan pernah menyimpan luka yang mendalam saat Melati (Ananda Faturrahman), istrinya yang sangat dia cintai meninggalkannya. Melati meninggalkan Awan karena ia dilecehkan oleh Yudi (Yadi Timo). Untuk mengobati luka hatinya, Awan menikah dengan Elma (Moudy Wilhelmina), seorang janda yang sudah memiliki putri bernama Nagita (Jennifer Eve).

Suatu hari, Melati menelepon Awan meminta untuk bertemu. Mereka bertemu di penjara. Melati masuk penjara karena dituduh membunuh seorang pria bernama Nadir. Melati meminta Awan berbesar hati merawat anak mereka. Awan terkejut, ia baru tahu Melati punya anak. Anak tersebut bernama Tiana (Sitha Marino). Kehadiran Tiana tak diterima dengan baik oleh Elma, apalagi saat itu Elma juga tengah hamil. Awan yang sangat menyayangi Tiana, membuat Audi (Nabila Zavira), anak kandung Awan dan Elma sangat membenci Tiana. Nagita, anak Elma dari pernikahan sebelumnya memilih untuk bersikap lebih baik.

Suatu hari, Awan kembali harus berhadapan dengan musuh balapan dan bisnisnya, yaitu Bima Alvino, pembunuh Nadir yang sebenarnya yang membuat Melati masuk penjara. Awan akhirnya menentang Bima melakukan pertandingan balapan yang sangat berbahaya, hingga terjadilah kecelakaan yang membuat Bima meninggal dunia.

Kematian Bima tentu saja membuat keluarga Bima sangat syok, apalagi Awan tak hanya berhenti disitu. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk membuat keluarga Alvino bangkrut. Galuh (Cut Keke), istri dari Bima Alvino, membesarkan kedua putra mereka, Bastian (Erdin Werdrayana) dan Darwin (Aliando Syarief) dengan menanamkan kebencian dalam benak mereka agar kelak mereka harus bisa membalaskan dendam kepada keluarga Awan.

Waktu berlalu dengan cepat. Mereka semua pun beranjak dewasa. Tiana tumbuh jadi gadis sederhana dan manis. Tiana berkarier sebagai seorang penulis novel. Tiana meluncurkan novel pertamanya berjudul "Keajaiban Cinta". Awan bangga sekali dengan Tiana dan ingin merayakannya di rumah bersama keluarga. Namun, Elma marah karena perlakuan Awan berbeda ke Tiana. Awan seperti lebih sayang ke Tiana daripada Nagita dan Audy.

Tak ada yang tahu, Tiana dan Darwin sudah punya hubungan baik. Mereka selama ini sudah menjalani hubungan backstreet yang tersimpan dengan rapi. Kadang-kadang, Darwin dan Tiana merasa putus asa memikirkan permusuhan keluarga mereka.

Hubungan Darwin dan Tiana memang seperti sebuah Keajaiban, di tengah permusuhan kedua keluarga.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Aliando Syarief Darwin Alvino
Sitha Marino Tiana Pratama
Jennifer Eve Nagita Pratama
Erdin Werdrayana Bastian Alvino
Nabila Zavira Audy Pratama
Aisyah Nabila Citra Wiguna
Rizky Fachrel Nathan
Christie Arranda Milly
Atalarik Syach Awan Pratama
Cut Keke Galuh/Gina
Moudy Wilhelmina Elma
Sultan Djorghi Farhan
Yadi Timo Yudi
Eggi Trie Rey
Ananda Lontoh Melati/Melani
Andy William Andre Farhan
Daisy Natlya Cindy
Muflih Fadil Robot
Tengku Resi Mira
Sylvia Menul Sinta
Sam Taylor Yoga
Umar Lubis Rizal
Kevin Foulkner Bima Alvino
Ofan Yusuf Kevin

Lagu tema[sunting | sunting sumber]

Judul lagu Penyanyi Pencipta Produksi
"Mesin Waktu" Mawar de Jongh Pika Iskandar Trinity Optima Production
"Sungguh Aku Mencintaimu" Ricky Rantung Ricky Rantung & Ryan S. Pitna GMI Records
"Cemburu" Iluska Indra Joe Elenio Production
"Ku Harus" Dudy Oris Krishna Balagita Navindra Entertainment
"Hanya Hatiku yang Mampu" Rio Febrian Irwan Simanjuntak Sodiac
Keterangan
  Lagu tema utama

Distribusi daring[sunting | sunting sumber]

Sinetron ini juga didistribusikan di vidio.com beberapa jam setelah penayangan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pramudya, Windy Eka (19 Mei 2021). "Keajaiban Cinta, Momen Comeback Aliando Syarief di Dunia Sinetron". Pikiran Rakyat. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 Mei 2021. Diakses tanggal 19 Mei 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]