Kawah Sikidang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kawah Sikidang merupakan lapangan perkawahan di Dataran Tinggi Dieng yang berada paling dekat dengan kawasan percandian Dieng, mudah dicapai, dan dinikmati karena terletak di tanah datar, sehingga juga menjadi kawah yang paling dikunjungi wisatawan. Tapaknya berada di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. Posisinya berada di sebelah timur dari Bukit Pangonan, berdekatan dengan Kawah Sibanteng dan Kawah Upas-Luwuk.

Kawah di Dieng
Kawah Sikidang

Kawah sikidang merupakan kawah aktif tersbesar yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Kawah ini memiliki satu telaga air panas kecil dengan air yang selalu mendidih dan lapangan celah gas dengan titik-titik yang selalu berpindah-pindah di dalam suatu lapangan seluas lebih kurang 4 hektare. Dari karakter inilah namanya berasal, karena penduduk setempat melihatnya seperti kijang (kidang dalam bahasa Jawa) yang melompat-lompat. Dari sisi geologi, kawah ini tergolong muda. Catatan letusan freatik terakhir terjadi pada tahun 1981.

Fenomena[sunting | sunting sumber]

Kawah Sikidang terbentuk dari letusan gunung berapi di kawasan Dataran Tinggi Dieng bertahun-tahun lalu dan berada di tanah yang datar, sehingga pengunjung leluasa melihat lumpur panas meletup-letup dan gas atau asap yang berwarna putih pekat mengepul di udara.[1] Sampai saat kawah ini masih aktif. Kawah ini rata-rata berpindah tempat setiap empat tahun sekali membuat wisatawan berbondong-bondong menyaksikan aktivitas vulkanik secara langsung melihat semburan lumpur dan asap dari dasar kawah. Dari semburan itu bau asap cukup menyengat dan sarankan untuk menggunakan masker.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Kawah Sikidang wajah 2021
Kawah Sikidang pasca pemugaran

Selain mencoba sensai merebus telur di kawah Sikidang, di kawasan ini terdapat penyewaan alat bermain seperti sepeda, motorcross, ATV dan Kuda. Berkeliling menikmati pemandangan kawah Sikidang dengan menaiki salah satunya.[2]

Pengunjung bisa berjalan di atas jembatan kayu yang memanjang dan berkelok. Sambil berjalan di atas jembatan kayu, pengunjung juga bisa sekaligus berfoto dengan latar Kawah Sikidang. Jika lupa tidak membawa kamera di kawah Sikidang terdapat jasa foto langsung.[3]

Kawah Sikidang wajah baru
Kawah Sikidang pada tahun 2021

Selain penyewaan alat bermain, di area awah Sikidang juga banyak yang menjual pernik pernik khas Dieng. Seperti bunga edelwis, baju, penutup kepala, dan lain-lain. Di area kawah Sikidang juga terdapat banyak warung yang menjajakan makanan khas Dieng, seperti tempe kemul, carica, minuman purwacen dan lainnya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "KAWAH KAWAH DI DIENG PLATEAU ‐ Wisata Dieng". dieng backpacker. 2013-10-22. Diakses tanggal 2021-03-07. 
  2. ^ "Mengenal Kawah Sikidang, Wisata Unggulan Dieng". detikTravel. Diakses tanggal 2021-03-07. 
  3. ^ Media, Kompas Cyber (2020-12-29). "Kawah Sikidang Dieng Akan Buka Wisata Malam". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-03-07.