Katedral Tritunggal Suci Tbilisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sameba
atau Katedral Tritunggal Suci
2014 Tbilisi, Sobór Trójcy Świętej (17).jpg
Katedral Tritunggal Suci Tbilisi
Informasi umum
LetakTbilisi, Georgia
Afiliasi agamaGereja Ortodoks Georgia
Tahun pemberkatan2004
StatusKatedral patriark
KepemimpinanIlia II dari Georgia
Deskripsi arsitektur
ArsitekArchil Mindiashvili
Jenis arsitekturGereja
Gaya arsitekturGeorgia
Rampung2004

Katedral Tritunggal Suci Tbilisi (bahasa Georgia: თბილისის წმინდა სამების საკათედრო ტაძარი Tbilisis cminda samebis sakatedro tadzari, umumnya dikenal dengan nama Sameba (bahasa Georgia: სამების ლავრა yang berarti "Tritunggal") adalah katedral Ortodoks Georgia yang terletak di kota Tbilisi, ibu kota Georgia. Gereja ini dibangun dari tahun 1995 hingga 2004 dan merupakan katedral Ortodoks Timur tertinggi ketiga di dunia. Katedral ini juga merupakan salah satu tempat ibadah terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah. Katedral ini dibangun dengan gaya tradisional Georgia yang diperkaya oleh unsur-unsur arsitektur Bizantium.

Gagasan untuk membangun katedral baru untuk merayakan 1.500 tahun Gereja Ortodoks Georgia dan 2.000 tahun kelahiran Yesus sudah dicetuskan semenjak tahun 1989. Pada Mei 1989, Patriark Ortodoks Georgia dan para pejabat di Tbilisi mengumumkan kontes internasional untuk merancang "Katedral Tritunggal Suci". Tidak ada pemenang yang dipilih pada putaran pertama, tetapi pada akhirnya rancangan arsitek Archil Mindiashvili dipilih sebagai pemenang. Perang Saudara Georgia sempat menunda proyek ini selama enam tahun dan fondasi katedral ini baru dipasang pada tanggal 23 November 1995.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Kalatozishvili, Georgy (30 July 2014). "Relations between Georgian and Armenian churches". Vestnik Kavkaza. the construction of the St. Trinity Cathedral in Tbilisi in 1989.The patriarchy of the Georgian Orthodox Church (GOC) decided to build a huge temple on a hill near an Armenian cemetery. The territory of the church, Armenian officials say, will take part of the territory of the cemetery.