Karombian
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
Artikel ini diduga menyertakan neologisme atau protologisme yang digunakan sebatas hanya untuk mempromosikannya. |

Karombian[1] atau panegirik (bahasa Inggris : panegyric) adalah pidato umum formal atau karya sastra yang berisi pujian muluk-muluk tentang seseorang atau suatu hal.
Yunani Klasik
[sunting | sunting sumber]Di Athena, pidato-pidato semacam itu disampaikan pada perayaan-perayaan atau pertandingan-pertandingan nasional dengan tujuan membangkitkan semangat warga untuk meniru tindakan-tindakan gemilang para leluhur mereka. Yang paling terkenal adalah Olympiacus karya Gorgias, Olympiacus karya Lysias, dan Panegyricus serta Panathenaicus (namun keduanya tidak benar-benar disampaikan) karya Isocrates .[2] Pidato pemakaman, seperti pidato terkenal Pericles dalam Thucydides, juga mengambil bagian dalam sifat karombian.[2]
Kekaisaran Romawi
[sunting | sunting sumber]Di Kekaisaran Bizantium, basilikos logos merupakan karombian formal untuk seorang kaisar yang disampaikan pada suatu acara penting.[3]
Arab
[sunting | sunting sumber]Puisi-puisi karombian merupakan bentuk sastra utama di kalangan orang-orang Arab. Menulis dalam bahasa Arab, Al-Mutanabbi menulis tentang kampanye terkenal Sayf al-Dawla melawan Kekaisaran Bizantium.[4]
Persia
[sunting | sunting sumber]Karombian berbahasa Persia dari Abad Pertengahan berisi perincian tentang kehidupan penyair istana dan pelindung mereka, dan menyorot sikap-sikap kontemporer serta hal-hal yang menarik secara politik dan militer, seperti qasidah Farrukhi Sistani tentang serangan penguasa Ghaznavid Mahmud dari Ghazni ke kuil Somnath . Karombian ini diciptakan untuk hari raya seperti Idul Fitri, Nowruz, dan Mihragan . Beberapa puisi menggambarkan sang pelindung sebagai pahlawan dalam pertempuran antara Islam dan kaum kafir . Perang melawan umat Islam memerlukan penjelasan tambahan dan beberapa puisi karya Farrukhi dan Mu'izzi mendukung penangkapan Rayy oleh Mahmud dan serangan Ahmad Sanjar terhadap penguasa Ghaznavid, Arslan-Shah pada tahun 1117. Puisi karombian ini merupakan sumber penting bagi periode Seljuk Besar yang hanya memiliki sedikit catatan yang tersisa.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Karombian - KBBI VI".
- 1 2
Chisholm, Hugh, ed. (1911). . Encyclopædia Britannica. Vol. 20 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 676–677. {{cite encyclopedia}}: Kutipan memiliki paramater tidak diketahui s:|HIDE_PARAMETER15=,|HIDE_PARAMETER13=,|HIDE_PARAMETER14c=,|HIDE_PARAMETER14ab=,|HIDE_PARAMETER3=,|HIDE_PARAMETER1=,|HIDE_PARAMETER4=,|HIDE_PARAMETER2=,|HIDE_PARAMETER8=,|HIDE_PARAMETER14bb=,|HIDE_PARAMETER20=,|HIDE_PARAMETER5=,|separator=,|HIDE_PARAMETER14b=,|HIDE_PARAMETER14cb=,|HIDE_PARAMETER14a=,|HIDE_PARAMETER10=,|HIDE_PARAMETER9=,|HIDE_PARAMETER6=,|HIDE_PARAMETER7=,|HIDE_PARAMETER11=, and|HIDE_PARAMETER12= - ↑ Kazhdan, Alexander; Jeffreys, Elizabeth M. (1991). "Basilikos Logos". Dalam Kazhdan, Alexander (ed.). The Oxford Dictionary of Byzantium. Oxford and New York: Oxford University Press. ISBN 0-19-504652-8.
- 1 2 G.E. Tetley. The Ghaznavid and Seljuk Turks: Poetry as a Source for Iranian History. Taylor & Francis. hlm. 2.