Karimunjawa, Karimunjawa, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Karimunjawa
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Kecamatan Karimunjawa
Pemerintahan
 • Kepala desa -
Luas ... km²
Jumlah penduduk ... jiwa
Kepadatan ... jiwa/km²

Karimunjawa adalah desa di kecamatan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Karimunjawa memiliki satu bandara. Nama Bandaranya : Dewandaru.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nama Karimunjawa disinyalir pertama kali (menurut cerita) muncul dari sejarah saat putra Sunan Muria yang sekaligus murid Sunan Kudus yang dikenal 'nakal' yaitu 'Syekh Amir Hasan' dibuang ke kepulauan tersebut. Pulau Karimunjawa bila dilihat dari kejauhan seperti "kerimun-kerimun". Karena itulah pulau tersebut dinamai Karimun asal kata kerimun-kerimun.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Pemerintahan Desa Karimunjawa terpusat di Pulau Karimunjawa dengan luas wilayah daratan 4623,5 Ha, yang meliputi beberapa pulau, yaitu :

  • Pulau Karimunjawa = 4.302 Ha
  • Pulau Menjangan Besar = 56 Ha
  • Pulau Menjangan Kecil = 46 Ha
  • Pulau Genting = 137 Ha
  • Pulau Menyawakan = 24 Ha
  • Pulau Geleang = 24 Ha
  • Pulau Seruni = 20 Ha
  • Pulau Sambangan = 8 Ha
  • Pulau Cemara Besar = 3,5 Ha
  • Pulau Cemara Kecil = 1,5 Ha
  • Pulau Burung = 1 Ha
  • Pulau Batu = 0,5 Ha

Pemdes Karimunjawa[sunting | sunting sumber]

Tata Perintahan Desa Karimunjawa Periode 2014-2019, yaitu:

  • Petinggi  : Arif Rahman, SE.
  • Carik  : Ngatiman
  • Bendahara  : Nunuk Setiyana
  • Kamituwo  : Kamsan
  • Kamituwo  : Slamet Triyono
  • Kamituwo  : Mulyadi
  • Tata Usaha : Mustaqiem
  • Modin  : Abdul Muntholib
  • Bayan I  : Saki
  • Bayan II  : Nurkamat
  • Ladu  : Abdul Kanan
  • Modin I  : Al Baderi
  • Modin II  : Musdi
  • Pembantu Modin : Solichul

Perayaan (event)[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Bukit Love Karimunjawa

Desa Karimunjawa terdapat beberapa tempat wisata, yaitu:

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD Negeri 1 Karimunjawa
  • SMP Negeri 2 Karimunjawa
  • MA NU Safinatul Huda Karimunjawa
  • SMK Negeri 1 Karimunjawa

Perencanaan[sunting | sunting sumber]

Rencana membuat Ladang Bunga di Bukit Love

Perencanaan yang bisa meningkatkan wisatawan berkunjung ke Karimunjawa, adalah Kepala Desa Karimunjawa beserta Pemerintah desa Karimunjawa membuat beberapa rencana jangka panjang (maksimal 3 tahun) dan jangka pendek (maksimal 1 tahun) untuk membangun Desa Karimunjawa, diantaranya:

  • Membangun Alun-Alun dengan bentuk seperti Alun-Alun Jepara, memasang Tempat sampah organik dan non organik serta memasang lampu taman pada Alun-Alun. Merapikan Alun-Alun Karimunjawa dan bersih serta tidak semrawut oleh PKL, dengan cara membangun sentra kuliner di dekat Alun-Alun Karimunjawa. Membangun Alun-Alun Karimunjawa sebersih dan sebagus mungkin seperti Alun-Alun Jepara / Alun-Alun Kudus / Alun-Alun Kota Batu (jangka pendek)
  • Warga Karimunjawa dan wisatawan berharap Karimunjawa memiliki Ladang bunga, maka harusnya Pemerintah Desa Karimunjawa bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Karimunjawa menanam bunga di Bukit Love (Dusun Jatikerep, Desa Karimunjawa) jadi Lembah Pink seperti di Taman Higashimoto (Jepang) yang ditanami bunga zhibazakura yang membuat Taman Higashimoto menjadi Bukit Pink, atau menanam bunga tulip seperti ladang bunga tulip di Belanda. sehingga Karimunjawa memiliki ladang bunga yang menjadikan Bukit Love (Dusun Jatikerep, Desa Karimunjawa) lebih mencerminkan Cinta (Love).
  • Mendirikan Karimunjava Culinary Centre (Pusat Kuliner) yang dibangun tidak jauh dari Alun-Alun Karimunjawa dengan menggunakan tenda seperti Pusat Kuliner Tenda di belakang Shopping Centre Jepara (SCJ), tetapi hanya khusus menjual Masakan Khas Karimunjawa dan Masakan Khas Jepara. (jangka pendek)
  • Mengirim proposal ke Bupati Jepara untuk membangun Stadion Mini di Karimunjawa meskipun hanya mini stadion. Karena banyak talenta muda yang berbakat dalam sepak bola, apalagi di Karimunjawa Banyak Klub SSB dan ada kompetisi SSB. (jangka panjang)
  • Mendirikan pusat oleh-oleh seperti Shopping Centre Jepara (SCJ) tetapi menggunakan nama Shopping Centre Karimunjava (SCK). (jangka panjang)
  • Mengirim proposal ke Bupati Jepara untuk membeli tanah atau rumah untuk basecame Tim Olahraga Karimunjawa ketika mengikuti kompetisi di Jepara daratan seperti Liga PSSI Pengcab Jepara, Porseni Jepara, dan Yazztea Jepara League.

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Di Desa Karimunjawa terdapat klub sepak bola yang bernama Karimunjawa F.C., yang berlaga di Liga Jepara.