Karangjambu, Balapulang, Tegal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Karangjambu
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Tegal
Kecamatan Balapulang
Pemerintahan
 • Kepala desa Mualimin
Kodepos 52464
Luas -
Jumlah penduduk +/- 5000
Kepadatan -

Karangjambu adalah sebuah desa di kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berbatasan langsung dengan kecamatan Bojong. Karangjambu merupakan desa yang sebagian besar penduduknya adalah petani, namun pada perkembangannya desa ini menjadi desa para perantau, karena banyak penduduknya sekarang merantau terutama ke Jakarta.

Karangjambu merupakan desa yang mempunyai keunikan di kecamatan Balapulang. Sebagaimana diketahui bahwa di setiap desa selalu dikenal adanya RW dan RT atau masih ada yang menggunakan istilah pedukuhan. Tetapi lain halnya dengan desa Karangjambu, karena di desa ini istilah RW atau pedukuhan tidak begitu familier. Masyarakat dan pemerintahan desa sudah terbiasa menyebut dengan kelompok. Desa Karang Jambu terbagi atas 7 tujuh kelompok, mulai dari kelompok 1 sampai dengan kelompok 7. Setiap kelompok terdiri dari RW dan beberapa RT

Letak geografis[sunting | sunting sumber]

Letak geografis desa Karang Jambu adalah sebagai berikut: sebelah barat berbatasan dengan desa Kalibakung yang dibatasi dengan sungai Gung, sebelah timur berbatasan dengan desa Cilongok yang dibatasi dengan sungai Erang, sebelah selatan berbatasan dengan desa Buniwah, Kecamatan Bojong, sebelah utara hutan persil.

Agama dan kepercayaan[sunting | sunting sumber]

Masyarakat desa Karangjambu mayoritas beragama Islam, dengan 2 masjid dan hampir 15 mushola. Namun kepercayaan Jawa pun masih hidup di masyarakat desa Karang Jambu seperti masyarakat Jawa pada umumnya. Ini terlihat dengan masih dipercayanya hari baik, sesajian, tahlilan dan lain-lain. Terlebih masih banyak tempat yang dikeramatkan oleh sebagian warga desa.

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Walaupun termasuk sebagai desa agraris, karena letaknya di kaki Gunung Slamet, namun tidak sedikit dari warganya yang menjadikan dagang sebagai mata pencaharian pokok. Kaum muda di desa Karang Jambu mayoritas adalah perantau. Mereka pada umumnya merantau ke Jakarta dan sebagian besar berdagang mulai dari Nasi Goreng, martabak sampai membuka Warteg masih terbuka luas untuk investor untuk menanamkan modalnya di desa karang jambu, melihat dari potensi yang ada baik pertanian maupun infrastruktur khususnya teknologi terkini. dukungan dari semua pihak terutama pemerintahan desa menjadikan iklim usaha di desa karang jambu lebih kondusif dan bergairah. selama ini memang belum banyak investor yang masuk ke desa karang jambu, sehingga masih terbuka luas peluang untuk menanamkan modal di segala bidang usaha,