Lompat ke isi

Kampung Nanas Prabumulih

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kampung Nanas Prabumulih merupakan pusat perkebunan nanas yang terletak di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Kawasan ini bukan sekadar lahan pertanian biasa, melainkan objek wisata unggulan yang dikelola secara profesional. Fokus utamanya adalah memanfaatkan kesuburan lahan untuk menciptakan destinasi yang menawarkan fasilitas edukasi mengenai dunia hortikultura bagi para pengunjung.[1]

Kawasan Kampung Nanas Prabumulih

[sunting | sunting sumber]

Agrowisata Nanas Prabumulih berada di area Trans Bunut, RT 001 RW 005, Kelurahan Karang Jaya, yang merupakan bagian dari Kecamatan Prabumulih Timur. Lokasi ini berjarak sekitar ±7 kilometer dari pusat kota Prabumulih dan dapat diakses melalui jalan lokal yang sebagian besar sudah dilapisi beton, sehingga perjalanan menuju lokasi relatif nyaman bagi pengunjung. [1]

Kawasan ini diidentifikasi sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor hortikultura, khususnya pada komoditas nanas. Kualitas buah yang manis serta karakteristik khas lokal menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengupayakan perlindungan hukum melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG) di Kementerian Hukum dan HAM. Langkah ini dilakukan untuk mematenkan identitas produk berdasarkan keunikan geografis daerah tersebut. [2]

Agrowisata Nanas sendiri merupakan perkembangan dari tradisi budidaya nanas yang sudah berlangsung lama di kota ini, di mana masyarakat memanfaatkan lahan pertanian untuk budidaya nanas baik untuk konsumsi lokal maupun pemasaran produk olahan. Pendirian area wisata ini didorong oleh kebutuhan untuk menggabungkan fungsi komoditas unggulan lokal dengan pengalaman wisata edukatif, termasuk pemberdayaan ekonomi komunitas dan mendukung UMKM berbasis pertanian. [3]

Pengolahan Limbah menjadi Produk

[sunting | sunting sumber]

Selain sebagai area tanam, kawasan ini memiliki fasilitas pengolahan produk turunan dan pemanfaatan limbah tanaman. Proses pengolahan yang dilakukan di lokasi meliputi:

  • Pemanfaatan Kulit Nanas: Limbah kulit nanas diproses menjadi bahan pewarna kain.
  • Pengolahan Daun Nanas: Daun nanas diolah menjadi serat benang.
  • Produksi Tekstil: Benang hasil olahan tersebut kemudian diproses lebih lanjut menjadi bahan kain. [1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 "Detail Destination | GIWANG SUMSEL". giwang.sumselprov.go.id. Diakses tanggal 2026-01-03.
  2. antaranews.com (2024-10-23). "Kemenkumham Sumsel upayakan Nanas Prabumulih dapat Indikasi Geografis". Antara News. Diakses tanggal 2026-01-03.
  3. DISWAY. "Wisata ke Agrowisata Nanas Trans Bunut, Prabumulih, Selain Icip-Icip Pengunjung Bisa Belajar Menanam". SUMEKS.CO. Diakses tanggal 2025-12-22.