Kalsium sianamida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kalsium sianamida
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 156-62-7
PubChem 4685067
Nomor EINECS 205-861-8
ChemSpider 10669887
Nomor RTECS GS6000000
SMILES [Ca+2].N#CN
InChI 1/CN2.Ca/c2-1-3;/q-2;+2
Sifat
Rumus molekul CaCN2
Massa molar 80.102 g/mol
Penampilan Padat putih (seringkali berwarna abu-abu atau hitam akibat ketidakmurnian)
Bau odorless
Densitas 2.29 g/cm3
Titik lebur
Titik didih
Kelarutan dalam air Bereaksi
Bahaya
Klasifikasi EU Berbahaya (Xn)
Iritan (Xi)
NFPA 704
NFPA 704.svg
0
3
1
 
Frasa-R R22 R37 R41
Frasa-S S2 S22 S26 S36/37/39
Titik nyala Non-flammable
Batas imbas kesehatan Amerika Serikat (NIOSH):
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kalsium sianamida adalah senyawa anorganik dengan rumus CaCN2. Senyawa ini sering digunakan sebagai pupuk.[2] Kalsium sianamida pertama kali disintesiskan pada tahun 1898 oleh Adolph Frank dan Nikodem Caro (proses Frank-Caro).[3] It is commercially known as nitrolime.

Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Kalsium sianamida dibuat dari kalsium karbida. Bubuk karbida dipanaskan hingga suhu 1.000 °C di dalam tungku elektrik dan nitrogen dialirkan ke dalamnya selama beberapa jam.[4] Hasilnya didinginkan hingga suhunya sama dengan suhu lingkungan dan karbida yang belum bereaksi dikeluarkan secara hati-hati dengan air.

CaC2 + N2 → CaCN2 + C (ΔHƒ°= –69.0 kcal/mol pada suhu 25 °C)

Kegunaan[sunting | sunting sumber]

Kegunaan utama kalsium sianamida adalah sebagai pupuk.[2] Saat bersentuhan dengan air, senyawa ini akan mengeluarkan amonia:

CaCN2 + 3 H2O → 2 NH3 + CaCO3

Senyawa ini juga digunakan untuk menghasilkan natrium sianida dari reaksi dengan natrium karbonat:

CaCN2 + Na2CO3 + 2C → 2 NaCN + CaO + 2CO

Natrium sianida sendiri digunakan dalam proses sianida untuk menambang emas.

Melalui proses hidrolisis, kalsium sianamida dapat menghasilkan sianamida:

CaCN2 + H2O + CO2 → CaCO3 + H2NCN

Tiourea juga dapat dihasilkan dari reaksi hidrogen sulfida dengan kalsium sianamida di tengah keberadaan karbon dioksida.[5]

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Senyawa ini dapat memicu intoleransi alkohol sebelum atau sesudah mengonsumsi alkohol.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0091". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  2. ^ a b Auchmoody, L.R.; Wendel, G.W. (1973). "Effect of calcium cyanamide on growth and nutrition of plan fed yellow-poplar seedlings". U.S. Department of Agriculture, Forest Service. Diakses tanggal 2008-07-18. 
  3. ^ "History of Degussa: Rich harvest, healthy environment". Diakses tanggal 2008-07-18. 
  4. ^ Thomas Güthner; Bernd Mertschenk (2006). "Cyanamides". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Weinheim: Wiley-VCH. doi:10.1002/14356007.a08_139.pub2. 
  5. ^ Mertschenk, Bernd; Beck, Ferdinand; Bauer, Wolfgang (2000). "Thiourea and Thiourea Derivatives". doi:10.1002/14356007.a26_803. 
  6. ^ Potential risks to human health and the environment from the use of calcium cyanamide as fertiliser, Scientific Committee on Health and Environmental Risks, PDF, 1,534 Kb, March 2016, Retrieved 22 July 2017