Kalium klorida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kalium klorida
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 7447-40-7
PubChem 4873
DrugBank DB00761
KEGG D02060
ChEBI 32588
ChemSpider 4707
Nomor RTECS TS8050000
SMILES [Cl-].[K+]
InChI 1/ClH.K/h1H;/q;+1/p-1
Sifat
Rumus molekul KCl
Massa molar 74.5513 g·mol−1
Penampilan white crystalline solid
Bau odorless
Densitas 1.984 g/cm3
Titik lebur
Titik didih
Kelarutan dalam air 21.74% (0 °C)
25.39% (20 °C)
36.05% (100 °C)
Kelarutan soluble in glycerol, alkalies
slightly soluble in alcohol, insoluble in ether[1]
Keasaman (pKa) ~7
−39.0·10−6 cm3/mol
Indeks bias (nD) 1.4902 (589 nm)
Struktur
Struktur kristal face centered cubic
Grup ruang Fm3m, No. 225
Konstanta kisi a = 629.2 pm [2]
Geometri
koordinasi
Octahedral (K+)
Octahedral (Cl)
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) −436 kJ·mol−1[3]
Entropi molar standar (So) 83 J·mol−1·K−1[3]
Pharmacology
Kode ATC
Rute
administrasi
Oral, IV, IM
Pharmacokinetics:
Bahaya
NFPA 704
NFPA 704.svg
0
1
0
 
Titik nyala Non-flammable
LD50 2600 mg/kg (oral, rat)[5]
Senyawa terkait
Anion lain
Potassium fluoride
Potassium bromide
Potassium iodide
Potassium astatide
Kation lainnya Lithium chloride
Sodium chloride
Rubidium chloride
Caesium chloride
Francium chloride
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kalium klorida (singkatan: KCl) adalah senyawa garam alkali tanah dengan halida yang terbentuk dari unsur kalium dan klor. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa asin di lidah, serupa garam dapur.

Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia[6], sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi.

Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit.

Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Silvit
Silvinit

Kalium klorida diekstrak dari mineral silvit, karnalit, dan potas. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari air laut.

Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari pelarutan, flotasi, atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan asam nitrat melalui reaksi kalium nitrat dan asam klorida.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Potassium chloride (PIM 430)". International Programme on Chemical Safety. 3.3.1 Properties of the substance. Diakses tanggal 2011-01-17. 
  2. ^ D.B. Sirdeshmukh; L. Sirdeshmukh; K.G. Subhadra. Alkali Halides: A Handbook of Physical Properties. 
  3. ^ a b Zumdahl, Steven S. (2009). Chemical Principles 6th Ed. Houghton Mifflin Company. p. A22. ISBN 0-618-94690-X. 
  4. ^ "Compound Summary for CID 4873". Diakses tanggal 17 October 2015. 
  5. ^ http://chem.sis.nlm.nih.gov/chemidplus/rn/7447-40-7Templat:Full citation needed
  6. ^ "Potassium Fertilizers (Penn State Agronomy Guide)". Penn State Agronomy Guide (Penn State Extension). Diakses tanggal 2016-12-10. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]