Lompat ke isi

Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kalijaran
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurbalingga
KecamatanKaranganyar
Kode pos
53354
Kode Kemendagri33.03.11.2013 Edit nilai pada Wikidata
Luas12.112,753 km²
Jumlah penduduk5163 jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Kalijaran adalah desa di Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia.

Desa ini berbatasan di sebelah barat dengan Desa Karanganyar, sebelah timur dengan Desa Kasih, sebelah utara bdengan Desa Jambudesa dan sebelah selatan dengan Desa Kaliori.

Sedangkan Desa Kalijaran terdiri dari 7 Dukuh. Antara lain:

1. Dukuh Sukawarah/ Sokawera

2. Dukuh Muntang

3. Dukuh Kalibulan

4. Dukuh Ratambulu

5. Dukuh Karang Kemiri

6. Dukuh Kalijaran

7. Dukuh Purbadana

SEJARAH DESA Kalijaran[sunting | sunting sumber]

sejarah asal mula nama kalijaran Desa Kalijaran berdiri sekitar tahun 1830an, Pendirinya adalah seorang Prajurit dari Pangeran Diponegoro yang bernama, "Raden Ngabei Singadipa", pada tahun 1830 Pangeran Diponegoro dihasut oleh Kolonial Belanda yang akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Makasar, setelah Pangeran Diponegoro ditangkap maka akhirnya prajurit-prajuritnya di sisir habis oleh Belanda, sehingga Ngabei Singadipa lari dari daerah Magelang dan mengamankan diri di wilayah Purbalingga, tepatnya di desa Kertanegara, namun akhirnya berita itu tercium oleh Belanda, dan akhirnya dicari dan dikejar-kejar oleh Belanda, namun dengan gesit Raden Ngabei Singadipa lari ke arah barat dengan naik kuda dan menyebrang sungai Kuning dengan cara melompat sungai tersebut dan terpeleset sehingga akhirnya kuda tersebut tersungkur dan membentur batu yang mengakibatkan kuda tersebut mati dan dikubur di wilayah itu, untuk mengelabui belanda yang sedang mencari Ngebei Singadipa, maka dikabarkan oleh penduduk waktu itu bahwa Ngabei Singadipa telah meninggal dan dikuburkan dilokasi tersebut, akhirnya belanda tidak melanjut mencari-cari Ngabei Singadipa dan kembali ke markas. tetapi sebenarnya Ngabei Singadipa masih hidup dan berdomisili di suatu wilayah sebelah barat sungai yang dilompati kuda, maka akhirnya wilayah itu di beri nama Kali-jaran Kali adalah Sungai, Jaran adalah Kuda. Di desa baru itu Raden Ngabei Singadipa sebagai Kepala Desa pertama.

URUTAN KEPALA DESA KALIJARAN[sunting | sunting sumber]

URUTAN KEPALA DESA KALIJARAN
NO NAMA KEPALA DESA TAHUN JABATAN JABATAN
1 RADEN NGABEI SINGADIPA 1830 Kepala Desa Kalijaran Ke 1
2 H. ABDURROHMAN 1870 Kepala Desa Kalijaran Ke 2
3 H.M.IRSYAD 1904 Kepala Desa Kalijaran Ke 3
4 H.ABDUS SYAKUR 1905 Kepala Desa Kalijaran Ke 4
5 H.M.THOYIB 1936 Kepala Desa Kalijaran Ke 5
6 KERTADIWIRYA 1936 s/d 1945 Kepala Desa Kalijaran Ke 6
7 H.M.RIDWAN 1945 s/d 1988 Kepala Desa Kalijaran Ke 7
8 H.AFIF SOEDJARI 1989 s/d 1998 Kepala Desa Kalijaran Ke 8
9 Hj. SITI MAEMUNAH 1998 s/d 2007 Kepala Desa Kalijaran Ke 9
10 M.FAUZAN, S.Ag. 2007 s/d 2013 Kepala Desa Kalijaran Ke 10
11 H. SUPRIYANTO 2013 s/d 2019 Kepala Desa Kalijaran Ke 11