Juniperus semiglobosa
| Juniperus semiglobosa | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Gymnospermae |
| Divisi: | Pinophyta |
| Kelas: | Pinopsida |
| Ordo: | Cupressales |
| Famili: | Cupressaceae |
| Genus: | Juniperus |
| Spesies: | J. semiglobosa |
| Nama binomial | |
| Juniperus semiglobosa | |
Juniperus semiglobosa atau dikenal secara umum sebagai arar pensil himalaya, adalah spesies arar yang berasal dari pegunungan Asia Tengah. Distribusinya mencakup timur laut Afghanistan, Xinjiang di Tiongkok barat, Pakistan utara, Kazakhstan tenggara, Kirgizstan, Nepal bagian barat, India bagian utara, Tajikistan, dan Uzbekistan. Spesies ini tumbuh di ketinggian antara 1.550 dan 4.420 meter.[2][3][4]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Juniperus semiglobosa merupakan semak konifer atau pohon kecil hingga sedang yang umumnya tumbuh setinggi 5–15 meter, meskipun dalam kondisi tertentu dapat mencapai 20 meter. Batangnya berdiameter hingga 1,2 meter, jarang mencapai 2–6 meter, dan ditutupi kulit kayu bersisik. Daunnya terbagi menjadi dua tipe: daun muda berbentuk jarum sepanjang 3–7 milimeter, muncul pada bibit dan kadang kembali pada tanaman dewasa setelah kerusakan, serta daun sisik dewasa sepanjang 1–2 milimeter pada pohon yang lebih tua. Daun tersusun dalam pasangan berlawanan atau lingkaran tiga, memberikan tekstur khas pada cabang-cabang pohon. Buahnya berbentuk bulat pipih, sebuah ciri yang memberi nama semiglobosa, dan berkembang menjadi bentuk bi-lobus atau segitiga, menyerupai buah beri. Buah berukuran panjang 4–6 milimeter dan lebar 4–8 milimeter, berwarna biru-hitam, dan masing-masing mengandung dua atau tiga biji yang matang dalam sekitar 18 bulan. Kerucut serbuk sari berukuran 3–5 milimeter dan melepaskan serbuk sari di musim semi. Spesies ini biasanya tumbuhan berumah dua, dengan kerucut jantan dan betina pada tanaman yang berbeda, meskipun beberapa individu dapat bersifat tumbuhan berumah satu, menampilkan kedua jenis buah pada tanaman yang sama.[2][3][4]
Varietas
[sunting | sunting sumber]Varietas Juniperus semiglobosa var. talassica, yang ditemukan di Kirgizstan, dikatakan memiliki daging buah kerucut yang lebih manis. Namun, secara genetik dan komposisi kimia daun, varietas ini tidak berbeda dari jenis aslinya, sehingga biasanya tidak diakui sebagai takson yang terpisah.[2][3]
Budaya
[sunting | sunting sumber]Juniperus semiglobosa, yang dikenal secara lokal dengan sebutan "shukpa", merupakan pohon simbolik dari negara bagian Ladakh, terutama tumbuh di distrik Leh dan Kargil. Di wilayah ini, pohon tersebut memiliki nilai budaya dan religius yang tinggi, digunakan dalam berbagai upacara keagamaan dan ritual tradisional. Namun, pemanfaatan untuk tujuan ritual dan budaya telah menyebabkan pemanenan yang berlebihan.[5]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Farjon, A. (2013). "Juniperus semiglobosa". 2013 e.T42253A2967149. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T42253A2967149.en. ;
- 1 2 3 Adams, R. P. (2004). Junipers of the World. Trafford. ISBN 1-4120-4250-X
- 1 2 3 Farjon, A. (2005). Monograph of Cupressaceae and Sciadopitys. Royal Botanic Gardens, Kew. ISBN 1-84246-068-4
- 1 2 "Juniperus semiglobosa in Flora of China @ efloras.org". www.efloras.org. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ "Ladakh Designates Juniper Tree as State Tree, Embracing Cultural and Environmental Heritage". Voice of Ladakh. 25 October 2023. Diakses tanggal 2025-11-29.