Lompat ke isi

Juniperus brevifolia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Juniperus brevifolia
Juniperus brevifolia di hutan kerdil pegunungan lembab di Pulau Pico
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Cupressales
Famili: Cupressaceae
Genus: Juniperus
Spesies:
J. brevifolia
Nama binomial
Juniperus brevifolia
Subspecies and varieties[2]
  • Juniperus brevifolia subsp. brevifolia
  • Juniperus brevifolia subsp. maritima R.B.Elias & E.Días
  • Juniperus brevifolia var. montana R.B.Elias & E.Días
Sinonim[2]
  • Juniperus oxycedrus var. brevifolia Seub.
  • Juniperus rufescens var. brevifolia (Seub.) Endl.

Juniperus brevifolia atau dikenal juga sebagai juniper azores adalah spesies arar yang asli dari Kepulauan Azores, ditemukan di pulau-pulau sepert Pulau Corvo, Faial, Flores, Pico, Santa Maria, São Jorge, São Miguel, dan Terceira, dengan ketinggian tumbuh dari permukaan laut hingga 1.500 meter. Spesies ini memiliki hubungan erat dengan Juniperus oxycedrus (arar berduri) dari wilayah Mediterania dan Juniperus cedrus (arar Kepulauan Kanaria) dari Kepulauan Makaronesia yang berdekatan. Arar ini menghadapi ancaman utama berupa hilangnya habitat.[3][4][1]

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Tanaman ini berupa semak atau pohon kecil yang dapat mencapai tinggi hingga 6 meter dan diameter batang hingga 50 sentimeter. Daunnya selalu hijau, berbentuk jarum, tersusun dalam lingkaran tiga, berwarna hijau kebiruan, dengan panjang 4–10 milimeter dan lebar 1–3 milimeter, serta memiliki pita stomata putih ganda yang dipisahkan oleh tulang tengah hijau di permukaan bagian dalam. Tanaman ini merupakan tumbuhan berumah ganda, artinya individu jantan dan betina terpisah. Kerucut bijinya menyerupai buah beri yang awalnya hijau lalu kemudian matang menjadi oranye-merah setelah 18 bulan dengan lapisan lilin merah muda yang bervariasi. Kerucut ini berbentuk bulat, berdiameter 6–9 mm, dan memiliki tiga hingga enam sisik yang tersusun dalam satu atau dua lingkaran tiga, dengan tiga sisik besar masing-masing berisi satu biji. Penyebaran biji terjadi ketika burung memakan kerucut, mencerna sisik berdaging, dan mengeluarkan biji keras melalui kotorannya. Kerucut jantan berwarna kuning, panjang 2–3 mm, dan gugur segera setelah melepaskan serbuk sari di awal musim semi.[3][4]

Taksonomi

[sunting | sunting sumber]

Tanaman ini pertama kali diterbitkan dengan nama Juniperus oxycedrus var. brevifolia Seubert sebagai varietas dalam Flora Azorica pada tahun 1844. Nama tersebut kemudian dinaikkan tingkatnya menjadi Juniperus brevifolia (Seub.) Antoine melalui publikasi Antoine pada tahun 1857 dalam Die Cupressineen‑Gattungen: Arceuthos, Juniperus u. Sabina pada halaman 16, sehingga menjadi nama sah. Saat ini, dalam basis data taksonomi seperti Plants of the World Online dari Kebun Botani Kew, Juniperus brevifolia (Seub.) Antoine diterima sebagai nama resmi.[5]

Konservasi

[sunting | sunting sumber]

Spesies ini tergolong rentan di wilayah aslinya akibat kombinasi penebangan historis untuk kayu bernilai tinggi dan persaingan dari tanaman invasif yang diperkenalkan. Di Pulau Graciosa, Juniperus brevifolia telah punah, sementara di pulau-pulau lain populasinya masih menghadapi ancaman kepunahan. Penurunan jumlah tanaman terutama disebabkan oleh fragmentasi habitat pilihannya, yaitu hutan laurel, yang terjadi akibat kolonisasi pulau dan tekanan dari kegiatan penggembalaan.[6][7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Thomas, P. (2011). "Juniperus brevifolia". 2011 e.T30326A136559787. doi:10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T30326A9536313.en. ; ;
  2. 1 2 "Juniperus brevifolia (Seub.) Antoine". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 21 February 2025.
  3. 1 2 Adams, R. P. (2004). Junipers of the World. Trafford. ISBN 1-4120-4250-X
  4. 1 2 Farjon, A. (2005). Monograph of Cupressaceae and Sciadopitys. Royal Botanic Gardens, Kew. ISBN 1-84246-068-4
  5. "Juniperus brevifolia (Seub.) Antoine | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-11.
  6. Bettencourt, Sílvia Xavier; Mendonça, Duarte; Lopes, Maria Susana; Rocha, Sara; Monjardino, Paulo; Monteiro, Lisandra; da Câmara Machado, Artur (April 2015). "Genetic diversity and population structure of the endemic Azorean juniper, Juniperus brevifolia (Seub.) Antoine, inferred from SSRs and ISSR markers". Biochemical Systematics and Ecology (dalam bahasa Inggris). 59: 314–324. Bibcode:2015BioSE..59..314B. doi:10.1016/j.bse.2015.02.003.
  7. Fernández-Palacios, José María; de Nascimento, Lea; Otto, Rüdiger; Delgado, Juan D.; García-del-Rey, Eduardo; Arévalo, José Ramón; Whittaker, Robert J. (10 December 2010). "A reconstruction of Palaeo-Macaronesia, with particular reference to the long-term biogeography of the Atlantic island laurel forests". Journal of Biogeography. 38 (2): 226–246. doi:10.1111/j.1365-2699.2010.02427.x. S2CID 86477003.