Joppye Onesimus Wayangkau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Joppye Onesimus Wayangkau
Pangdam XVIII Joppye Onesimus Wayangkau.jpg
[[Pangdam XVIII/Kasuari]] 1
Mulai menjabat
13 Oktober 2016
Pendahulu jabatan baru
Informasi pribadi
Lahir 17 Juli 1962 (umur 56)
Bendera Indonesia Serui, Papua
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Alma mater Akademi Militer (1986)
Dinas militer
Pihak  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas 1986–sekarang
Pangkat Pdu mayjendtni komando.png Mayor Jenderal TNI
Satuan Infanteri (Raider)

Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau (lahir di Serui, Papua, 17 Juli 1962; umur 56 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 10 Oktober 2016 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari.[1][2]

Wayangkau merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 dari kecabangan Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI.[3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Pria kelahiran Serui, Papua ini bukan merupakan orang baru di jajaran Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih. Sebab sebelum mendapat kepercayaan menjadi Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Joppye Onesimus Wayangkau menjabat sebagai Asops Kasdam XVII/Cenderawasih.

Sebelum ditugaskan di Tanah Kelahirannya, Joppye sudah malang melintang melakukan penugasan di sejumlah daerah di Indonesia antara lain sebagai Danyonif 407/PK, Kodam IV/Diponegoro pada tahun 2000-2003. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Joppye yang juga pernah menjabat sebagai salah satu Dandim di Kodam IV/Diponegoro ini, siap menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya. Meskipun demikian, tugas yang dihadapi sebagai Danrem 172/PWY tentunya tidak ringan. Apalagi dengan situasi Kamtibmas di Kota Jayapura saat ini yang merupakan salah satu wilayah teritorial Korem 172/PWY. Namun hal ini menurutnya merupakan salah satu tantangan dalam melaksanakan tugas.

“Tantangan ini tentunya bukan hanya datang dari di Kota Jayapura saja, tetapi salah satu bagian lainnya adalah diwilayah perbatasan yang rawan terjadi kegiatan-kegiatan ilegal antara masyarakat Indonesia dengan PNG,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat(15/6). Untuk membina wilayah teritorial Korem 172/PWY, Danrem menegaskan akan tetap berkomitmen untuk mengutamakan pendekatan soft power yaitu dengan komunikasi dan pendekatan sosial lain dengan masyarakat di Jayapura. “Untuk kedepan saya akan mengadakan pendekatan dengan masyarakat yang ada di Jayapura, terutama masyarakat Papua, tentunya dengan melakukan komunikasi atau pertemuan dengan pemuka agama, adat dan tokoh perempuan serta para intelektual untuk mempertahankan NKRI,”jelasnya.

Terkait dengan program kerja, dirinya akan tetap melanjutkan yang sudah ada. Pasalnya, program itu telah ditentukan setiap tahun di Danrem. “Untuk dua bulan kedepan saya akan pelajari dan membenahi yang sudah ada" ungkap dia.

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

  1. Danyonif 401/Banteng Raiders (2000-2002)
  2. Danyonif 400/Raider (2002-2003)
  3. Dandim 0736/Batang (2004- 2005 )
  4. Danbrigif 24/Bulungan Cakti (2009-2011)[4]
  5. Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2011-2012)
  6. Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2012-2013)
  7. Irdam XVII/Cenderawasih (2013-2014)
  8. Wadanpussenif Kodiklat TNI AD[5][6] (2014-2015)
  9. Kasdam V/Brawijaya (2015-2016)[7][8]
  10. Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI (2016)
  11. Pangdam XVIII/Kasuari (2016-Sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan militer
Didahului oleh:
jabatan pertama
Pangdam XVIII/Kasuari
10 Oktober 2016 - sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana
Didahului oleh:
Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi
Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI
26 Januari 2016 - 10 Oktober 2016
Diteruskan oleh:
Mayjen TNI Nono Suharsono
Didahului oleh:
Brigjen TNI Kustanto Widiatmoko
Kepala Staf Kodam V/Brawijaya
19 Januari 2015 - 26 Januari 2016
Diteruskan oleh:
Brigjen TNI Rahmat Pribadi
Didahului oleh:
Brigjen TNI Asrobudi
Wadanpussenif Kodiklat TNI AD
16 September 201419 Januari 2015
Diteruskan oleh:
Brigjen TNI Herman Asaribab