Jodoh Wasiat Bapak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Jodoh Wasiat Bapak[1][2]
270px
Genre
Format Sinetron
Pembuat Tobali Putra Productions
Penulis Wahyu HS
Sutradara Ceppy Gober
Pemeran
Lagu tema Seventeen, Menemukanmu
Lagu pembuka Seventeen, Menemukanmu
Lagu penutup Seventeen, Menemukanmu
Negara  Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Jumlah musim 1
Jumlah episode 200 (hingga 20 September 2017)
Produksi
Produser Dede Ferdinand
Lokasi Jakarta, Indonesia
Durasi
  • 75 menit (18.15 – 19.30 WIB)
  • 75 menit (21.45 – 23.00 WIB)
Rumah produksi Tobali Putra Productions
Distributor
Siaran
Stasiun televisi ANTV
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Siaran perdana Senin, 17 April 2017
Siaran sejak Senin, 17 April 2017  Sekarang
Pranala luar
www.tobaliproductions.com

Jodoh Wasiat Bapak (sebelumnya bernama Jodoh Pengantar Jenazah) merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di ANTV. Sinetron ini diproduksi oleh Tobali Putra Productions.[3]

Sinopsis

Adam (Adly Fairuz) yang diminta kekasihnya, Kania (Imaz Fitria) untuk segera menikahinya. Namun, Adam ragu untuk menikahi Kania dikarenakan statusnya yang seorang pengangguran. Adam diminta oleh Ayahnya (Deddy Sutomo) yang jatuh sakit dan merasa ajalnya sudah dekat untuk meneruskan biro jasa pengurus jenazah miliknya. Adam yang semula menginginkan kerja di sebuah perusahaan terpaksa mengurungkan niatnya.[butuh rujukan]

Tidak hanya itu, Adam kembali dibuat bingung karena ayahnya meminta jika ia meninggal nanti, Adam tidak boleh menikah sebelum adiknya, Sista (Vinessa Inez) dan ibunya (Tessa Kaunang) yang akan menjadi janda, menikah duluan. Ayah Kania (Donny Damara) dan Ibu Kania (Virnie Ismail) mencari tahu latar belakang Adam karena Kania begitu jatuh cinta kepada Adam yang hanya seorang pengantar jenazah.[butuh rujukan]

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pengurus dan pengantar jenazah, Adam sering kali menghadapi keanehan dan pengalaman yang tidak biasa. Beberapa peristiwa bahkan melibatkan dirinya. Disaat Adam tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut, ia ditolong oleh Sista yang ternyata mampu berkomunikasi dengan orang yang belum selesai urusannya di dunia, baik melalui mimpi ataupun langsung [4]

Pemeran

Kontroversi

KPI memberi teguran tertulis

Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) menilai Program Siaran “Jodoh Wasiat Bapak” yang ditayangkan oleh stasiun ANTV pada tanggal 3 September 2017 mulai pukul 10.27 WIB dan 18 September 2017 mulai pukul 18.52 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak-anak dan remaja serta pembatasan program siaran mistik, horor dan supranatural sebagaimana telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.[8]

Program Siaran tersebut menampilkan cukup banyak muatan horor (hantu) yang dapat menimbulkan kengerian khalayak. KPI Pusat menilai program siaran yang menampilkan muatan mistik, horor dan/atau supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian khalayak dikategorikan sebagai program siaran klasifikasi D (Dewasa) dan hanya dapat ditayangkan pada pukul 22.00-03.00 waktu setempat, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 SPS KPI Tahun 2017. Berdasarkan hal tersebut, KPI Pusat memutuskan untuk memberikan Peringatan.[8]

Peringatan ini merupakan bagian dari pengawasan KPI Pusat terhadap pelaksanaan peraturan serta P3 dan SPS oleh lembaga penyiaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran). Saudara wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai pedoman dalam penayangan program siaran.[8]

Pergantian judul

Salah satunya perluasan segmen pemirsa. "Sekarang kan tayang lebih sore, Jam 7. Kami ingin mendapatkan penonton yang lebih luas dan lebih banyak," sebut Gunawan, saat berbincang dengan tabloidbintang.com, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/7).[9]

Dijelaskan Gunawan Lebih lanjut, ide untuk judul Jodoh Wasiat Bapak sejatinya lebih dulu muncul ketimbang Jodoh Pengantar Jenazah. Jodoh Pengantar Jenazah kemudian dipilih karena dianggap lebih "seksi" dan mudah mencuri perhatian pemirsa. "Sekarang kami kembalikan lagi ke judul awal."[9]

Gunawan optimis perubahan judul tidak akan membuat Jodoh Wasiat Bapak kehilangan penonton. "Kalau makanannya sudah enak, mau disajikan di piring yang bolong sekalipun akan tetap enak," Gunawan beranalogi.[9]

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Nominasi Keputusan
2017
Festival Film Bandung
Pemeran Pria Terpuji Film Televisi Adly Fairuz Belum diputuskan
Sutradara Film Televisi Terpuji Ceppy Gober Belum diputuskan
Indonesian Television Awards
Program Prime Time Drama Terpopuler Jodoh Wasiat Bapak Nominasi
Aktor Terpopuler Adly Fairuz Nominasi
Panasonic Gobel Awards
Drama Seri/Sinetron Jodoh Wasiat Bapak Belum diputuskan
Aktor Pria Lokal Adly Fairuz Belum diputuskan
Sutradara Drama Seri Ceppy Gober Belum diputuskan
Penulis Skenario Drama Seri Wahyu HS Belum diputuskan
Theme Song Drama Seri Menemukanmu (Seventeen) Belum diputuskan

Referensi