Lompat ke isi

Jembatan Kuning

Jembatan Kuning
Koordinat8°41′38″S 115°27′03″E / 8.693919°S 115.450934°E / -8.693919; 115.450934
MelintasiSelat Badung
LokalNusa Ceningan, Nusa Lembongan, Klungkung, Bali, Indonesia
Nama resmiJembatan Kuning
Karakteristik
Panjang total138 meter
Sejarah
Mulai dibangun1996
Selesai dibangun1996
Dibuka1996
Lokasi
PetaKoordinat: 8°41′38″S 115°27′3″E / 8.69389°S 115.45083°E / -8.69389; 115.45083
Jembatan Kuning

Jembatan Kuning adalah sebuah jembatan penyeberangan khusus bagi pejalan kaki, pesepeda dan pengendara sepeda motor yang menghubungkan antara pulau Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang melintas diatas perairan selat kecil.

Jembatan Kuning pertama kali dibangun pada tahun 1996 untuk memperlancar transportasi warga antara penduduk pulau Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang hanya terpisah oleh sebuah perairan selat kecil.

Keruntuhan 16 Oktober 2016

[sunting | sunting sumber]

Pada 16 Oktober 2016, tepat pada perayaan Hari Raya Nyepi Segara, Jembatan Kuning ini dilewati lebih dari 100 orang masyarakat yang akan melakukan ibadah di Pura Bakung di sisi sebelah timur jembatan. Pada pukul 18.30 WITA, jembatan ini roboh dan menyebabkan 8 orang warga meninggal dunia.[1]

Tidak lama setelahnya, jembatan ini dibangun kembali dan pada 31 Maret 2017 selesai direkonstruksi dan diresmikan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR bersama dengan Wakil Gubernur Bali dan Bupati Klungkung.[2]

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]

Selain sebagai sarana infrastruktur di antara kedua pulau, jembatan ini menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kedua pulau ini. Wisatawan selalu menyempatkan berswafoto dengan latar jembatan ini.[3]

Lihat Pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Melihat lagi tragedi robohnya jembatan kuning yang tewaskan 8 orang". detik.com. 24 Maret 2024.
  2. "Jembatan cinta di Bali sudah berfungsi kembali". binamarga.pu.go.id. 31 Maret 2017.
  3. "Jembatan kuning Nusa Lembongan Ceningan Bali". antarafoto.com. ; ;