Jangan Berhenti Mencintaiku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 17 November 2012 10.18 oleh 202.152.150.3 (bicara)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jangan Berhenti Mencintaiku
PemeranInne Azri
Tommy Kurniawan
Baim Wong
Kirana Larasati
Kadek Devie
Leily Sagita
Ibnu Jamil
Rimarsha
Adjie Pangestu
Intan Savilla
Lagu pembukaCobalah Untuk Setia, Krisdayanti
Lagu penutupCobalah Untuk Setia, Krisdayanti
Negara asalIndonesia
No. episode91
Produksi
ProduserRaam Punjabi
Lokasi produksiJakarta
Durasi1 Jam
Rilis
Jaringan penyiarSCTV
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tanggal tayang asliRabu, 20 Oktober 2004 –
Rabu, 12 Juli 2006

Jangan Berhenti Mencintaiku merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di SCTV pada hari Rabu, 20 Oktober 2004 hingga tamat hari Rabu, 12 Juli 2006. Pemain utama di sinetron ini ialah Inne Azri, Tommy Kurniawan, Baim Wong, Kirana Larasati, Kadek Devie, Leily Sagita, Rimarsha, Adjie Pangestu, Intan Savilla, dan masih banyak lagi. Jumlah episodenya ialah 91.

Sinetron ini diproduksi oleh Multivision Plus.

Pemeran

Sinopsis

Suci (14) termasuk gadis beruntung. Selain berparas manis, ia pun memiliki segala yang diimpikan gadis seusianya. Keluarga yang hangat, teman-teman sekolah yang baik, dan seorang adik yang selalu kompak. Namun segalanya berubah sejak kedatangan Riyan (14), anak teman ayahnya. Suci harus merelakan kamarnya ditempati pemuda itu. Kesal karena privacy-nya menjadi terganggu, Suci berusaha melakukan berbagai cara agar Riyan tidak betah.

Dasar pemuda tangguh, Riyan pantang menyerah agar tidak diusir dari rumah itu. Siapa sangka, kebencian justru melahirkan benih-benih cinta di antara Suci dan Riyan. Permusuhan menimbulkan rasa kasih dan kerinduan.

Tapi kisah cinta dua sejoli ini tidak selamanya berjalan mulus. Monik (16), seorang gadis agresif, berusaha merebut cinta Riyan, dengan berbagai cara. Bahkan ketika Riyan memilih Suci sebagai kekasihnya, Monik masih terus mengejarnya. Masalah tidak berhenti sampai di situ. Ibu Suci divonis menderita kanker, dan dokter mengatakan umur beliau tidak akan lama lagi. Suasana sedih dalam keluarga ini ikut mempengaruhi hubungan Riyan dan Suci.

Suatu hari ketika pergi kemping, Suci diperkosa pemuda-pemuda berandalan. Kehilangan mahkota yang paling berharga ini menjadi pukulan yang sangat berat. Demi menyelamatkan nama baik keluarga, Suci memilih untuk tidak menceritakan peristiwa itu pada semua orang, termasuk Riyan dan keluarganya. Namun ibarat bunga di musim gugur, Suci berubah menjadi gadis pemurung. Dan kemurungan itu berubah menjadi rasa putus asa, tatkala Suci menyadari kalau dirinya hamil akibat peristiwa perkosaan itu.

Di tengah kebingungan, gadis malang itu akhirnya mencoba mengambil jalan pintas, menggugurkan kandungan. Saat itulah Riyan akhirnya mengetahui peristiwa yang telah menimpa kekasihnya. Meskipun hancur, namun rasa cinta yang begitu besar membuar Riyan memutuskan untuk terus mendampingi Suci. Sayang, niat tulus itu justru membuat orang tua Riyan berusaha untuk memisahkan mereka. Di saat yang bersamaan, kondisi ibu Suci kian rapuh.

Bagaimana kisah selanjutnya? Siapa yang akan dipilih Riyan? Apakah cinta Riyan tidak akan berpaling meskipun kesucian sang kekasih telah hilang?

Pranala luar