James L. Fredericks

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
James L. Fredericks

James Lee Fredericks adalah seorang teolog yang menggunakan pendekatan teologi komparatif dalam diskursus teologi agama-agama.[1] Ia adalah seorang Profesor pada Loyola Marymount Unversity, Los Angeles yang tinggal bertahun-tahun di Jepang untuk mempelajari ajaran-ajaran dan praktik agama Buddha.[1] Fredericks menekankan persahabatan sebagai dasar dalam perjumpaan dengan tradisi agama yang lain.[2] Fredericks berteologi komparatif dengan mengkomparasi Kekristenan dengan Buddhisme.[2] Ia membahas hubungan antara hidup dan mati, pertama-tama dari perspektif Zen Budhisme, dan kemudian dari perspektif Perjanjian Baru tentang kebangkitan.[2]

Menurut Fredericks, jika orang Kristen ingin berteologi komparatif, maka ia perlu menanamkan persahabatan dengan sesama yang non-Kristen.[2] Dalam tradisi Kristen, pengertian mengenai persahabatan dapat dilihat dari hubungan antara kasih philia dan agape.[2] Dalam kasih philia, seseorang bersahabat dengan seseorang karena ia melihat ada kualitas yang baik dari sahabat tersebut, dan karena itu ada hubungan timbal-balik di dalamnya.[2] Sedangkan kasih agape adalah kasih yang tanpa syarat yang dilakukan tanpa perlu melihat kualitas baik dari karakter sahabat tersebut, dan merupakan bentuk kasih yang lebih radikal.[2] Kasih agape merupakan kasih tak bersyarat dan dipandang sebagai bentuk kasih tertinggi, sedangkan kasih philia adalah kasih yang memihak pada pihak tertentu dan bersifat resiprokal.[2]

Lebih lanjut Fredericks menyatakan bahwa orang Kristen selama ini sangat menekankan kasih agape karena ini yang diperintahkan oleh Yesus.[2] Penekanan orang Kristen pada kasih agape ini kemudian menyebabkan orang Kristen untuk mengasihi orang-orang non-Kristen tanpa menghiraukan kepercayaan dan praktik religius mereka.[2] Karena itu, Fredericks menyatakan perlunya penekanan pada kasih philia, yang menghargai orang non-Kristen bukan karena perintah Yesus, tetapi karena kebaikan dan nilai-nilai dalam agama-agama lain tersebut.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b (Indonesia) Paul F. Kintter. 2008. Pengantar Teologi Agama-agama. Yogyakarta: Kanisius.
  2. ^ a b c d e f g h i j k (Inggris) James L. Fredericks. 1999. Faith among Faiths: Christian Theology and non-Chirstian Religions. Mahwah, NJ: Paulist Press.