Lompat ke isi

Jalur trem Mojokerto–Japanan–Porong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur trem Mojokerto–Japanan–Porong
Peta jalur kereta di wilayah OJS dan MSM pada tahun 1916
Ikhtisar
JenisLintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan Jalur trem uap
StatusTidak beroperasi
TerminusStasiun Mojokerto
Stasiun Japanan
Stasiun Porong
Stasiun24
Operasi
Dibangun olehModjokerto Stoomtram Maatschappij
Legalitas pembangunanGouvernements besluit 31 Desember 1895 No. 1
Dibuka1 November 1898
Ditutup
  • 1943, segmen Mojosari–Porong
  • 1969, segmen Mojokerto–Mojosari
PemilikDe Jure: PT Kereta Api Indonesia (pemilik aset jalur dan stasiun)
De Facto: Selepas Stasiun Mojosari cukup sedikit ditemukan plang/patok aset PT Kereta Api Indonesia.
Karakteristik lintasLintas datar
Depo
  • Mojokerto
  • Japanan
Data teknis
Panjang rel38 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi40 km/jam
Peta rute
KTS–WO
MR
Mojokerto
KTS–WO
BKG
Bengkel Gatul
KNT
Kenanten
JAB
Jabon
BGS
Bangsal
BGS–PGR
PBB
Pabrik Bangsal
SWH
Sawahan(Mojokerto)
NGG
Ngranggon
PKK
Pekukuan
MNG
Menanggal
MJS
Mojosari
KEO
Ketok
PIG
Pungging
KMB
Kembangan
BAI
Bangsri
NR
Ngoro MSM
WSR
Wonosari(Mojokerto)
GLT
Glatik
WTS
Wates
NGW
Nglawang
JPN–BG
JPN
Japanan
GEM
Gempol MSM
WO–BG
PR
Porong
WO–BG

Jalur trem Mojokerto–Japanan–Porong merupakan salah satu dari jalur trem nonaktif di Jawa Timur dengan panjang jalur 38 km, termasuk dalam Wilayah Aset VIII Surabaya. Jalur ini dibangun oleh perusahaan Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM) dan seluruhnya dibuka pada 1 November 1898. Jalur ini juga sepaket dengan jalur menuju Pandaan yang kemudian dipanjangkan lagi ke Bangil pada tanggal 18 September 1899.[1]

Pada 1895, Modjokerto Stoomtram Maatschappij mengambil alih konsesi selama 99 tahun untuk jalur trem Kalianyar–Mojokerto, Melikan (Japanan)–Porong, dan Pandaan–Sengon dari J.F. Colinet.[2]:113 Hal ini tertuang dalam Besluit Nomor 1 pada 31 Desember 1895. Pada 1 November 1898, jalur trem Porong–Mojokerto sepanjang 37,7 kilometer selesai dibangun.[2]:66 Segmen antara Porong dan Gempol sepanjang 1,44 km digunakan bersama dengan Staatsspoorwegen.[2]:123

Pabrik Gula Japanan, Pabrik Gula Bangsal, dan Pabrik Gula Sedati dilayani oleh jalur ini. MSM memulai pembangunannya di sisi barat Stasiun Porong milik Staatsspoorwegen (SS) yang semula jalurnya terpisah dari jalur SS Surabaya–Pasuruan. Seiring waktu jalur itu dicabut dan disatukan dengan jalur SS di daerah Gempol untuk efisiensi pelayanan.

Sebagian jalur trem MSM ditutup karena telah dibongkar untuk keperluan perang, menyisakan lintas Mojokerto–Japanan dan Bangil–Pandaan. Riwayatnya juga pernah dicatat oleh Abdul Haris Nasution. Salah satu trem di jalur ini dihentikan perjalanannya pada tanggal 7 Februari 1949 oleh para gerilyawan. Saat dihentikan, para gerilyawan bertanya apakah ada orang Belanda di dalam rangkaian trem tersebut. Orang-orang Belanda tersebut akan ditawan jika kedapatan ada di dalam trem.[3]

Bahkan, setelah perang, Dinas Bangunan DKA sejak 1949-1950 juga terpaksa harus merenovasi jalur-jalurnya agar trem di jalur-jalur MSM ini dapat beroperasi kembali. Dalam sejarah kelam bangsa Indonesia, orang-orang yang tertuduh PKI pernah disiksa di jalur Bangil–Pandaan, di atas gerbong penolong NR 9 yang saat ini disimpan di Depo Lokomotif Bangil. Jasadnya dibuang di atas Kali Porong (terusan dari Kali Brantas).[4] Jalur ini tak lama kemudian ditutup pada tahun 1969 karena dianggap tidak cocok dengan rencana tata ruang Mojokerto serta sebagian besar dari jaringan jalur trem MSM yang tepat berada di sebelah bahu Jalan Nasional.

Jalur terhubung

[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif

[sunting | sunting sumber]

Lintas nonaktif

[sunting | sunting sumber]

Layanan trem

[sunting | sunting sumber]

Saat ini, tidak ada layanan trem yang dijalankan di jalur ini.

Daftar stasiun

[sunting | sunting sumber]
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Mojokerto–Japanan–Porong
Diresmikan pada tanggal 1 November 1898
oleh Modjokerto Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya
4800 Mojokerto OJS
(Mojokerto Kota)
MKTMiji, Kranggan, Mojokertokm 1+500Tidak beroperasi
4600Mojokerto
Transit di selatan emplasemen
MRJalan Bhayangkara 20, Miji, Kranggan, Mojokertokm 57+358 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
km 36+126 lintas Porong-Japanan-Mojosari-Mojokerto
+22 mBeroperasi
4801 Bengkel Gatul
(Werkplaats Gatul)
BKGJalan Pahlawan, Dusun Gatul, Banjaragung, Puri, Mojokertokm 34+630Tidak beroperasi
4802 Kenanten KNTJalan Jayanegara, Perbatasan Dusun Mergelo Meri, Magersari dengan Dusun Keneten, Kenanten, Puri, Mojokertokm 33+260Tidak beroperasi
4803 Jabon JABNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Jokodayo, Jabon, Mojoanyar, Mojokertokm 32+380Tidak beroperasi
4804 Bangsal(Mojokerto) BGSNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, SPBU Pertamina Pacing, Dusun Mojokerep, Pacing, Bangsal, Mojokertokm 29+360
km 0+000 lintas Bangsal-Pugeran
Tidak beroperasi
4805 Pabrik Bangsal PBBNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Kauman, Bangsal, Bangsal, Mojokertokm 29+120Tidak beroperasi
4806 Sawahan SWHNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Genuk Watu, Sidomulyo, Bangsal, Mojokertokm 27+470Tidak beroperasi
4807 Ngranggon NGGNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Tawang Sari, Ngrowo, Bangsal, Mojokertokm 25+145Tidak beroperasi
4808 Pekukuan PKKNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Mojogeneng, Pekukuhan, Mojosari, Mojokertokm 23+786Tidak beroperasi
4809 Menanggal MNGNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto 98-84, Menanggal, Mojosari, Mojokertokm 22+170Tidak beroperasi
4811 Mojosari MJSNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto/Gajah Mada, Seduri, Mojosari, Mojokertokm 20+604Tidak beroperasi
4812 Ketok KEONasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Perbatasan Dusun Petok dengan Dusun Jelak, Tunggalpager, Pungging, Mojokertokm 18+950Tidak beroperasi
4813 Pungging PIGNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Pungging, Pungging, Pungging, Mojokertokm 17+475Tidak beroperasi
4814 Kembangan KMBNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Jasem, Ngoro, Mojokertokm 15+750Tidak beroperasi
4815 Bangsri BAINasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Sumberwaru, Kembangsri, Ngoro, Mojokertokm 13+194Tidak beroperasi
4816 Ngoro (MSM) NRNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Kecapangan, Ngoro, Ngoro, Mojokertokm 10+790Tidak beroperasi
4817 Wonosari (Mojokerto) WSRNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Buluresik, Manduro Manggung Gajah, Ngoro, Mojokertokm 8+950Tidak beroperasi
4818 Glatik GLTNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Manduro, Manduro Manggung Gajah, Ngoro, Mojokertokm 7+570Tidak beroperasi
4819 Wates (Mojokerto) WTSNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Wates, Watukosek, Gempol, Pasuruankm 6+140Tidak beroperasi
4821 Nglawang NGWNasional 24 Jalan Gempol–Mojokerto, Dusun Nglawang, Watukosek, Gempol, Pasuruankm 4+835Tidak beroperasi
4822 Japanan JPNKejapanan, Gempol, Pasuruankm 1+680 lintas PorongJapanan–PandaanBangilTidak beroperasi
4823 Gempol MSM GEMJalan Wonoayu No. 19, Gempol, Gempol, Pasuruankm 0+670Tidak beroperasi
4656PorongPRMindi, Porong, Sidoarjokm 34+651 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 0+000 lintas Porong-Japanan-Mojosari-Mojokerto
+6 mBeroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [5][6]
  • Pengidentifikasi stasiun: [7]
  • Tanggal pembukaan jalur: [8]:106–124

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Reitsma, S. A. (1920). Indische spoorweg-politiek. Landsdrukkerij.
  2. 1 2 3 Reitsma, Steven Anne (1928). Korte geschiedenis der Nederlandsch-Indische spoor- en tramwegen (dalam bahasa Belanda). Weltevreden: G. KOLFF & Co. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Nasution, A.H. (1977). Sekitar perang kemerdekaan Indonesia. Vol. 10. Jakarta: Dinas Sejarah TNI AD.
  4. "Lokomotif dan Gerbong Kereta Api Paling Horor di Indonesia". Tribun Jogja. Diakses tanggal 2018-05-02.
  5. Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  6. Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  7. Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  8. Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.