Lompat ke isi

Jalur trem Gemekan–Ngoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur trem Gemekan–Ngoro
Dua prajurit berpose di salah satu segmen jalur KA Gemekan–Ngoro dekat Trowulan
Ikhtisar
JenisJalur lintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusGemekan
Ngoro
Operasi
Dibangun olehOost-Java Stoomtram Maatschappij
Legalitas pembangunanGouvernements besluit 11 Mei 1887 No. 8/c
Dibuka1889-1890
Ditutup1943
OperatorWilayah Aset VIII Surabaya
Data teknis
Panjang rel24,6 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi20 s.d. 40 km/jam
Peta rute

elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter
MJK–GMK
GMK
Gemekan
JSB
Jatisumber
JPS
Jatipasar
WLW
Wringinlawang
TRW
Trowulan
MU
Museum
TAR
Tanggalrejo
RGA
Rumahgede
MOJ
Mojoagung
ROS
Rosobo
DKS
Dukusari
JGM
Jatokgayam
PSY
Pasargayam
SRE
Selorejo
MJJ
Mojojejer
MWI
Mojowangi
MJP
Mojowarno
GUW
Guwo
KOJ
Kertorejo
NRO
Ngoro (OJS)



 
elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter
Peta Jalur trem Mojokerto–Gemekan–Ngoro
Peta Mojokerto pada tahun 1946 yang menujukkan jaringan tram kota Mojokerto.

Jalur trem Gemekan–Ngoro adalah jalur trem nonaktif di Jawa Timur, digunakan untuk menghubungkan pabrik-pabrik gula di Mojokerto yakni PG Brangkal, Sumengko, Dinoyo, Mojoagung, Solorejo, Sentanan Lor, dan sebuah pabrik spiritus di Wates. Sebagian jalur tremnya termasuk dalam Wilayah Aset VIII Surabaya

Jalur ini disebut-sebut sebagai modal awal Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJS) untuk mengembangkan usahanya.

Jalur ini, sebagai Mojokerto–Gemekan–Ngoro, telah selesai dibangun pada tanggal 1 Oktober 1889 untuk segmen Mojokerto Kota–Mojoagung, sedangkan pada tanggal 1 Januari 1890 selesai Mojoagung–Ngoro. Adapun percabangan menuju Dinoyo selesai pada tanggal 5 Maret 1892.[1] Perpanjangan ke Pabrik Spiritus Wates dilakukan pada tahun 1909.[2]

Jalur ini kemungkinan dinonaktifkan pada tahun 1943 karena dibongkar oleh pekerja romusa Jepang atau rusak akibat dari Agresi Militer I. Walaupun nama-nama perhentiannya sempat tercatat dalam data, tetapi tidak mampu menyelamatkan jalur dan perhentian-perhentiannya dari kepunahan.[3]

Istimewanya, jalur trem ini menghubungkan situs-situs bersejarah peninggalan Majapahit.

Jalur terhubung

[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif

[sunting | sunting sumber]

Jalur ini tidak terhubung dengan lintas aktif mana pun.

Lintas nonaktif

[sunting | sunting sumber]

Layanan trem

[sunting | sunting sumber]

Saat ini, tidak ada layanan trem yang dijalankan di jalur ini.

Daftar stasiun

[sunting | sunting sumber]
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Mojokerto
Segmen Gemekan–Mojoagung
Diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1889
oleh Oost-Java Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya
- Gemekan GMKkm 8+900Tidak beroperasi
- Jatisumber JSBkm ?Tidak beroperasi
- Jatipasar JPSkm 10+700Tidak beroperasi
- Wringinlawang WLWkm ?Tidak beroperasi
- Trowulan TRWkm 12+400Tidak beroperasi
- Museum MUkm ?Tidak beroperasi
- Tanggalrejo TARkm 14+800Tidak beroperasi
- Rumah Gede RGAkm ?Tidak beroperasi
- Mojoagung MOJkm 16+700Tidak beroperasi
Segmen Mojoagung–Ngoro
Diresmikan pada tanggal 1 Januari 1890
- Rosobo ROSkm 17+200Tidak beroperasi
- Dukusari DKSkm 19+600Tidak beroperasi
- Jatokgayam JGMkm 22+000Tidak beroperasi
- Pasar Gayam PSYkm ?Tidak beroperasi
- Selorejo SREkm 22+600Tidak beroperasi
- Mojojejer MJJkm 25+300Tidak beroperasi
- Mojowangi MWIkm 26+500Tidak beroperasi
- Mojowarno Pasar MJPkm 27+100Tidak beroperasi
- Guwo GUWkm 29+400Tidak beroperasi
- Kertorejo KOJkm ?Tidak beroperasi
- Ngoro (OJS) NROkm 33+500Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [4][5]
  • Pengidentifikasi stasiun: [6]
  • Tanggal pembukaan jalur: [7]:106–124

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Oost-Java Stoomtram Maatschappij (1902). Verslag der Oost-Java Stoomtram Maatschappij. Den Haag: OJS.
  2. Archiv für Eisenbahnwesen. Vol. 48. 1925.
  3. Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
  4. Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  5. Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  6. Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  7. Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.