Jalur kereta api Purwodadi–Wirosari–Blora

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Jalur kereta api Purwodadi–Wirosari–Blora
Info
Kelas Jalur lintas cabang
Sistem Jalur kereta api rel ringan
Status Tidak beroperasi
Stasiun terminus Purwodadi
Blora
Operasional
Dibangun oleh Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij
Dibuka 1889-1894
Ditutup 1996
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
(pemilik aset jalur dan stasiun)
Operator Wilayah Aset IV Semarang
Panjang rel 66 km
Lebar sepur 1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi 40 s.d. 60 km/jam

Jalur kereta api Purwodadi–Wirosari–Blora adalah jalur kereta api nonaktif di Jawa Tengah yang termasuk dalam Wilayah Aset IV Semarang menghubungkan Stasiun Purwodadi dan Stasiun Wirosari dengan Stasiun Blora. Tujuan pembangunan jalur ini adalah untuk melayani penumpang dan angkutan barang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Konsesi jalur Demak–Purwodadi–Wirosari dikeluarkan pada tanggal 10 September 1887. Untuk melaksanakannya, Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij mulai membangun lagi perpanjangannya dari Purwodadi menuju Wirosari setelah sukses dengan Demak–Purwodadi.[1] Jalurnya selesai pada tanggal 1 Oktober 1889.[2]

Selanjutnya, dari Wirosari diperpanjang sampai Blora. Konsesinya tertanggal 7 Desember 1891, dibagi menjadi tiga bagian.[3] Segmen Wirosari–Kunduran dibuka pada tanggal 16 September 1893, Kunduran–Ngawen pada tanggal 22 Maret 1894, dan terakhir, Ngawen–Blora, pada tanggal 13 September 1894.[3][2]

Dari Wirosari kemudian diperpanjang menuju Kradenan untuk mendukung pariwisata gunung lumpur Bledug Kuwu. Jalur Demak–Blora dinonaktifkan bersama dengan Wirosari–Kradenan pada tahun 1996 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. Dengan ditutupnya jalur terakhir SJS, maka dibongkarlah sebagian jalur SJS dan ada pula yang tetap ditinggalkan begitu saja. Tidak ada reaktivasi untuk jalur ini.

Jalur terhubung[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif[sunting | sunting sumber]

Jalur ini tidak terhubung dengan lintas aktif mana pun.

Lintas nonaktif[sunting | sunting sumber]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Gambar
Lintas 18 Semarang–Demak–Blora
Segmen Purwodadi–Wirosari
Diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1889 oleh Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang
3709 Purwodadi PW Jalan Jenderal Ahmad Yani, Purwodadi, Purwodadi, Grobogan km 38+148 lintas DemakPurwodadiWirosariBlora
km 0+000 lintas PurwodadiGundih
Tidak beroperasi Ekspurwodadistation.JPG
3711 Mayahan MYN km 43+679 Tidak beroperasi
3712 Jono JNO km 47+400 Tidak beroperasi
3713 Ngantru NTU km 49+775 Tidak beroperasi
3714 Sambirejo SMJ km 53+983 Tidak beroperasi
3715 Wirosari WRS Jalan Raya Purwodadi–Blora, Wirosari, Wirosari, Grobogan km 60+387 lintas DemakPurwodadiWirosariBlora
km 0+000 lintas WirosariKradenan
Tidak beroperasi Stasiun Wirosari.jpeg
Segmen Wirosari–Kunduran Diresmikan pada tanggal 16 September 1893
3716 Pengkol PKO km 63+195 Tidak beroperasi
3719 Truwolu TWL km 66+200 Tidak beroperasi
3721 Ngaringan Kruispunt NNK km 72+200 Tidak beroperasi
3722 Ngaringan Pasar NRG km 73+100 Tidak beroperasi
3723 Kunduran KDR Jalan Raya Purwodadi–Blora km 24, Kunduran, Kunduran, Blora km 78+526 Tidak beroperasi Stasiun kunduran.JPG
Segmen Kunduran–Ngawen Diresmikan pada tanggal 22 Maret 1894
3724 Brengus BRE km 81+400 Tidak beroperasi
3725 Klokah KKH km 83+866 Tidak beroperasi
3726 Trembul TBL km 87+200 Tidak beroperasi
3727 Ngawen NA Ngawen, Ngawen, Blora km 88+961 Tidak beroperasi Stasiun Ngawen.jpeg
Segmen Ngawen–Blora Diresmikan pada tanggal 13 September 1894
3728 Kembang KMN km 93+631 Tidak beroperasi
3729 Sembong SON km 97+872 Tidak beroperasi
3731 Tutup TUP km 100+400 Tidak beroperasi
3732 Blora Pasar BLRP km 102+800 Tidak beroperasi
3818 Blora BLA Jalan Pemuda, Tempelan, Blora, Blora km 104+200 lintas DemakPurwodadiWirosariBlora
km 36+800 lintas RembangBloraCepu
Tidak beroperasi Blora sta 121114-31296 blor.JPG

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [4][5][6]


Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Reitsma, S.A. (1916). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  2. ^ a b Samarang–Joana Stoomtram. Verslag der Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij. SJS. 
  3. ^ a b Weijerman, A.W.E. (1904). Geschiedkundig overzicht van het ontstaan der spoor- en tramwegen in Nederlandsch-Indië. Javasche Boekhandel & Drukkerij. 
  4. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  5. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia