Jalur kereta api Kalisat–Panarukan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Jalur kereta api Kalisat–Panarukan
Prajekan sta 150521-51058 bws.JPG
Bekas sinyal tebeng Krian di eks-Stasiun Prajekan
Info
Kelas Jalur lintas cabang
Sistem Jalur kereta api rel ringan
Status Tidak beroperasi
Stasiun terminus Kalisat
Panarukan
Jumlah stasiun 17
Operasional
Dibuka 1 Oktober 1897
Ditutup 2004
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
(pemilik aset jalur dan stasiun)
Operator Wilayah Aset IX Jember
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasi 30 s.d. 40 km/jam
Lokomotif BB 303 01 menarik KA Feeder relasi Kalisat-Panarukan, foto tahun 2004

Jalur kereta api Kalisat-Panarukan merupakan jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Kalisat dan Stasiun Panarukan, Situbondo, termasuk dalam Wilayah Aset IX Jember.

Jalur yang panjangnya 70 km ini melayani kereta lokal angkutan penumpang Panarukan-Jember. Kereta ini terakhir melintas jalur ini pada awal tahun 2004. Namun jalur ini ditutup pada pertengahan 2004 karena sepinya kereta api yang lewat serta kalah bersaing dengan moda transportasi lain.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dalam verslag yang dibuat oleh Staatsspoorwegen, jalur ini diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1897 sebagai bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api menuju Panarukan, Situbondo. Stasiun-stasiun kereta api yang ada di jalur ini sepenuhnya tergolong klasik, karena mengusung arsitektur Neoklasik dan Indische Empire.[1] Dari Stasiun Situbondo, terdapat jalur cabang menuju Pabrik Gula Panji yang terlebih dahulu ditutup.

Preservasi dan reaktivasi[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta api ini memiliki peralatan persinyalan unik berupa sinyal tebeng bertipe "Krian". Pada tanggal 5 Desember 2014, sinyal-sinyal tebeng bertipe "Krian" beserta tuas-tuas handelnya yang ditempatkan di Stasiun Tamanan dipindah ke Museum Kereta Api Ambarawa. Penyelamatan benda bersejarah tersebut bertujuan untuk mengenalkan sejarah tipe persinyalan mekanik kepada masyarakat pada umumnya.[2][3]

Salah satu stasiun di jalur ini, yaitu Stasiun Bondowoso, sudah selesai dipugar, sehingga jalur dan layanannya akan segera dihidupkan sebagai layanan wisata dan pengangkutan barang.[4]

Jalur terhubung[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif[sunting | sunting sumber]

Lintas nonaktif[sunting | sunting sumber]

  • Percabangan menuju Pabrik Gula Panji
  • Kelanjutan menuju Pelabuhan Panarukan

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Tidak ada layanan yang dijalankan di jalur ini.

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Gambar
Lintas 25 Jember–Kalisat–Panarukan
Segmen KalisatPanarukan
Diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1897 oleh Staatsspoorwegen Oosterlijnen
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
5503 Kalisat KLT Jalan HOS Cokroaminoto 1, Kalisat, Kalisat, Jember km 214+462 lintas Surabaya KotaProbolinggoKalisatPanarukan
km 0+000 lintas KalisatKabatBanyuwangi Lama
+265 m Beroperasi Stasiun-Kalisat.jpg
5601 Ajung AJU Ajung, Kalisat, Jember km 217+612 Tidak beroperasi
5602 Sukosari SSR Sukosari, Sukowono, Jember km 222+192 +321 m Tidak beroperasi Sukosari.JPG
5603 Sukowono SKW Sukowono, Sukowono, Jember km 225+172 +344 m Tidak beroperasi Sukowono.JPG
5604 Tamanan TMN Tamanan, Bondowoso km 230+230 ? Tidak beroperasi
5605 Grujugan GRJ Kejawan, Grujugan, Bondowoso km 235+443 +286 m Tidak beroperasi Grujugan.JPG
5606 Nangkaan NKN km 239+830 Tidak beroperasi
5607 Bondowoso BO Kademangan, Bondowoso, Bondowoso km 241+826 +253 m Beroperasi Bondowosostation.JPG
5608 Tangsil TGS[a] km 244+907 Tidak beroperasi
5609 Bonosare BNS Wonosari, Bondowoso km 249+757 Tidak beroperasi Stasiun Bonosare.png
5611 Tapen TAP km 256+243 Tidak beroperasi
5612 Prajekan PRJ Prajekan, Bondowoso km 263+976 +92 m Tidak beroperasi Prajekan sta 150521-51063 bws.JPG
5613 Widuri WDR km 266+768 Tidak beroperasi
5614 Kalibagor KLB Kalibagor, Situbondo, Situbondo km 269+638 Tidak beroperasi
5615 Situbondo SIT Sumber Kolak, Panarukan, Situbondo km 276+925 Surabaya KotaProbolinggoKalisatPanarukan
km 0+000 lintas SitubondoPanji
+30 m Tidak beroperasi Situbondoaktif.JPG
5617 Tribungan TBG km 279+486 Tidak beroperasi
5618 Panarukan PNR Kilensari, Panarukan, Situbondo km 284+016 +3 m Tidak beroperasi Panarukan 2.jpg
5619 Panarukan Pelabuhan PNRH Tidak beroperasi

Tambahan: cabang menuju Panji[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Gambar
5615 Situbondo SIT Sumber Kolak, Panarukan, Situbondo km 276+925 lintas
km 0+000 lintas SitubondoPanji
+30 m Tidak beroperasi Situbondoaktif.JPG
- Hotel - km 0+829 Tidak beroperasi
5616 Situbondo Gudang SITG km 1+625 Tidak beroperasi
- Mimbaan - km 2+251 Tidak beroperasi
- Cerajeru - km 3+820 Tidak beroperasi
5620 Panji PJI km 4+407 Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [5][1][6]


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Singkatan stasiun ini sama dengan Stasiun Tigaraksa di lintas Merak–Tanahabang

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  2. ^ Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur: Penyelamatan Benda Peninggalan Sejarah Perkeretaapian Handel Sinyal Krian di Jalur Nonaktif Kalisat-Panarukan
  3. ^ Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur: Pemindahan Sinyal Cagar Budaya
  4. ^ Detik: Mulai Dipugar, Stasiun Kereta di Jalur Rel Mati Kini Kinclong
  5. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  6. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia