Jalan lingkar di Beijing

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

<mapframe zoom="9" text="Peta jalan lingkar Beijing (klik/perluas untuk melihat jalan lingkar terluar yang melampaui batas kota)." height="500" latitude="39.9151" longitude="116.3933" width="500">[ {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-2"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q210412"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-3"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q2668502"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-4"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q2562503"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-5"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q240062"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-6"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q2562949"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-7"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q19612469"}, {"properties":{"stroke-width":6,"stroke":"#ff0000","title":"Jalan lingkar di Beijing","description":"Jalan lingkar ke-8"},"type":"ExternalData","service":"geoline","ids":"Q1969359"} ]</mapframe>

Beijing merupakan salah satu dari sedikit kota yang memiliki multi-jalan lingkar.

Jalan lingkar ke-1[sunting | sunting sumber]

Ketika kota Beijing memiliki jalur trem yang beroperasi dari 1920-an hingga 1950-an, jalur trem ke-4 membentuk lingkaran berbentuk cincin yang meluncur sepanjang 17 km searah jarum jam dengan rute Tiananmen - Xidan - Xisi - Pinganli - Dianmen - Gulou - Jiaodaokou - Beixinqiao - Dongsi - Dongdan - Tiananmen. Rute jalur trem ini dinamakan “jalan lingkar” (環形路) atau "jalan lingkar ke-1". Setelah jalur trem dihapus pada 1950-an, nama itu kehilangan maknanya karena hanya kumpulan jalan biasa (sebaliknya, jalan lingkar saat ini merupakan jalan bebas hambatan terkendali). Sebagian besar peta di Beijing tidak menunjukkan bekas rute "jalan lingkar ke-1", hanya sedikit peta yang memberikan tanda. Namun, nama asli tetap digunakan untuk jalan lingkar lain yang dibangun beberapa dekade kemudian.

Selama Revolusi Kebudayaan, nama-nama asli jalan yang disebutkan di atas diubah menjadi nama-nama propaganda politik yang memuji dan menganjurkan ideologi Revolusi Kebudayaan dan ketika kekacauan politik telah berakhir, namanya berubah lagi. Gagasan menamai "jalan lingkar ke-1" muncul kembali untuk melambangkan awal baru di era reformasi serta mencerminkan keinginan Tiongkok untuk merangkul modernitas dan globalisasi, tetapi gagasan ini dengan cepat ditolak karena kebanyakan orang lebih menyukai nama jalan yang asli dan percaya pada makna historis serta warisan budaya mereka dan yang lebih penting lagi adalah mereka merasa bahwa mengembalikan nama asli juga memiliki makna yang lebih simbolis untuk mencela Revolusi Kebudayaan. Oleh karena itu, nama asli jalan kembali digunakan dan frasa "jalan lingkar ke-1" jarang terdengar lagi.

Jalan lingkar ke-2[sunting | sunting sumber]

Jalan lingkar ke-2 Beijing biasanya dianggap sebagai jalan lingkar bagian dalam yang ke-1, dibangun pada 1980-an dan diperluas pada 1990-an. Sekarang membentuk lingkaran persegi panjang di sekitar Beijing pusat, meliputi empat kawasan yang kira-kira setara dengan kota tua: Dongcheng Qu (wilayah urban timur), Xicheng Qu (kawasan urban barat), Distrik Xuanwu dan Distrik Chongwen yang dimulai dari Xizhimen, Dongzhimen, Caihuying dan Zuo'anmen.

Jalan lingkar ini melewati bagian-bagian yang sangat sentral di Beijing termasuk stasiun kereta api Beijing yang asli. Harga lahan yasan di dalam jalan lingkar ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan kawasan jalan lingkar lainnya.

Jalan lingkar ke-2 yang ada sekarang merupakan bagian dari jalan lingkar yang diperpanjang mengambil rute selatan melalui Zuo'anmen dan Caihuying alih-alih langsung dari Jalan Qianmen yang berada persis di selatan Tian'anmen. Bagian paling selatan antara Jianguomen dan Fuxingmen tampak seperti kawasan yang "terjepit" ke luar. Jalan lingkar ini terhubung langsung ke jalan bebas hambatan terkendali bandara dan Badaling.

Jalan lingkar ke-3[sunting | sunting sumber]

Bagian timur jalan lingkar ke-3, Agustus 2004.

Jalan lingkar ke-3 dibangun pada 1980-an dan selesai pada 1990-an, masih belum termasuk pinggiran kota karena melewati CBD Beijing (Guandongdian) dan komunitas diplomatik (Dongzhimenwai/Liangmaqiao, Jianguomenwai). Jalan lingkar ini secara langsung terkait dengan beberapa jalan bebas hambatan terkendali yaitu Jingcheng, Jingshi, Jingkai dan Jingjintang.

Jalan lingkar ke-4[sunting | sunting sumber]

Bagian barat laut jalan lingkar ke-4, Juli 2004.

Jalan lingkar ke-4 sekitar 8 km dari kota Beijing yang rampung pada 2001. Jalan lingkar ini menghubungkan bagian-bagian yang kurang sentral dari Beijing, melewati kawasan pusat teknologi Zhongguancun, Beijing bagian barat, Distrik Fengtai dan Beijing bagian timur. Dua jalan bebas hambatan terkendali dimulai dari sini yaitu Jingshen dan Jingtong (via Dawangqiao).

Sekarang jalan lingkar ke-4 bersama dengan jalan lingkar lainnya, memiliki beberapa lampu polisi "palsu" berwarna merah dan biru yang menyala di malam hari, pengemudi mengira bahwa ada petugas polisi yang sedang berpatroli sehingga pengemudi akan memperlambat laju kendaraannya.

Jalan lingkar ke-5[sunting | sunting sumber]

Bagian timur laut jalan lingkar ke-5, Maret 2003.

Jalan lingkar ke-5 bersama dengan jalan lingkar ke-6 merupakan kategori jalan lingkar sekaligus jalan bebas hambatan terkendali provinsi dengan nomor rute S50. Jalan lingkar ke-5 berada sekitar 10 km dari kota Beijing dan menghubungkan daerah pinggiran kota seperti Huantie, Shigezhuang, Dingfuzhuang, Ciqu, melewati Kawasan Pengembangan Beijing dan daerah yang tandus di selatan menuju Taman Xiangshan di bagian barat.

Karena melewati tempat perhelatan Olimpiade, maka jalan lingkar ini sering disebut "Adimarga Olimpiade".

Jalan lingkar ke-6[sunting | sunting sumber]

Saat ini jalan lingkar ke-6 menjadi yang terjauh dari kota Beijing, sekitar 15–20 km. Dibangun pada 2000-an, jalan lingkar ke-6 memiliki panjang 130 km antara simpang susun dengan jalan bebas hambatan terkendali Badaling dan Jingshi yang melingkar searah jarum jam, terbuka untuk lalu lintas motor umum. Jalan lingkar ke-6 merupakan satu-satunya jalan lingkar yang dihubungkan dengan jalan bebas hambatan terkendali Jingha yang sama-sama terpencil.

Jalan lingkar ke-6 menghubungkan Beijing dengan Distrik Shunyi, Distrik Tongzhou, Distrik Changping dan Distrik Daxing. Jalan lingkar ini termasuk dalam Jalan Raya Strategis Nasional yang direncanakan menjadi cabang Jalan bebas hambatan terkendali G45 Daqing–Guangzhou dengan nomor rute G4501.

Jalan lingkar ke-7[sunting | sunting sumber]

Jalan lingkar bebas hambatan terkendali kawasan ibu kota G95 atau dalam bahasa sehari-hari disebut jalan lingkar ke-7, merupakan jalan orbital sekitar 1.000 km yang sebagian besar melewati provinsi Hebei, hanya 38 kilometer yang melewati Beijing dan 38 km lagi melintasi Tianjin, sisanya 924 km berada di Hebei. Pembangunan jalan lingkar ini rampung pada Juni 2018 ketika bagian terakhir yaitu distrik terluar Beijing Tongzhou terhubung dengan Daxing.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]