Jalan Lingkar Dalam Timur Surabaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalan Lingkar Dalam Timur Surabaya
Surabaya Middle East Ring Road
Informasi rute
Panjang:10.98 km (6,82 mi)
Berdiri:30 Mei 2019; 7 bulan lalu (2019-05-30) – sekarang
Persimpangan besar
Ujung utara:Jalan Raya Kenjeran
Jembatan Nasional Suramadu
 Persimpangan Kenjeran
Persimpangan Mulyorejo
Persimpangan Kertajaya Indah
Persimpangan Arief Rachman Hakim
Persimpangan Kedung Baruk
Persimpangan Rungkut
Persimpangan Tambak Sumur
Ujung selatan:Motorway CZ.svg Jalan Tol Waru-Juanda
Letak
Kota besar:Surabaya
Sistem jalan bebas hambatan

Jalan Lingkar Dalam Timur Surabaya atau yang disingkat JLDT (bahasa Inggris: Surabaya Middle East Ring Road / MERR) adalah sebuah jalan lingkar sepanjang 10,98 km yang menghubungkan antara daerah Kenjeran, Surabaya dengan Tambak Sumur, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur. Jalan ini melintasi bagian utara, timur, dan selatan Kota Surabaya serta bagian timur laut Kabupaten Sidoarjo. Jalan lingkar ini menjadi jalan penghubung antara Pelabuhan Tanjung Perak dan Jembatan Nasional Suramadu dengan Bandara Internasional Juanda via Jalan Tol Waru-Juanda. Jalan ini diresmikan secara keseluruhan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada tanggal 30 Mei 2019.[1]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Pembangunan jalan ini dimulai sejak tahun 1996 dan sempat terhenti selama beberapa tahun. Proyek ini mulai dikerjakan kembali pada tahun 2007. MERR seksi II-A (Kenjeran-Mulyorejo); MERR seksi II-B (Mulyorejo-Arif Rachman Hakim); dan sebagian MERR seksi II-C (Arif Rachman Hakim-Gunung Anyar) dengan panjang 9,18 kilometer tersambung pada tahun 2012, serta sebagian MERR seksi II-C (Gunung Anyar-Tambak Sumur) sepanjang 1,8 kilometer tersambung pada tahun 2019. Jalan ini juga direncanakan terhubung langsung dengan Jalan Lingkar Luar Timur Surabaya (JLLT) atau Surabaya Outer East Ring Road (OERR).

Penamaan[sunting | sunting sumber]

Jalan ini diberi nama Jalan Doktor Insinyur Haji Soekarno. Nama ini diambil dari Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Sebelumnya salah satu ruas jalan yang ada di sepanjang jalan ini dikenal dengan nama Jalan Dharmahusada Indah Timur, namun beberapa masyarakat juga memiliki nama lain untuk ruas tersebut, seperti misalnya Jalan Raya Galaxy Mall karena memang melewati salah satu mall termewah di Surabaya yaitu Galaxy Mall Surabaya, yang mana saat ini memiliki 3 gedung yang berada di sisi timur jalan (2 gedung) dan sisi barat jalan (1 gedung) yang dihubungkan dengan jembatan yang melewati bagian atas jalan. Setelah keseluruhan ruas Jalan Lingkar Dalam Timur tersambung sempurna, maka nama Jalan Dharmahusada Indah Timur ikut disatukan menjadi Jalan Dr. Ir. H. Soekarno.

Rute[sunting | sunting sumber]

KM Persimpangan Destinasi
0,0 Tambak Sumur Jalan Tol Waru-Juanda, Perumahan Pondok Tjandra Indah, Tambak Sumur, Tambak Sawah, Politeknik Pelayaran Surabaya, Wadung Asri, Rungkut
Coat of Arms of Sidoarjo Regency.png
Batas Wilayah Kabupaten Sidoarjo

City of Surabaya Logo.svg
Batas Wilayah Kota Surabaya
1,8 Rungkut Rungkut, Gunung Anyar, UPN Veteran Jatim, Perumahan Puri Mas, Kawasan Industri SIER, Wonocolo
4,1 Kedung Baruk Kedung Baruk, Nginden Jangkungan, Tenggilis Mejoyo, Semolowaru, STIKOM Surabaya, Eco Wisata Mangrove Surabaya, Kebun Bibit Wonorejo
6,6 Arief Rachman Hakim Arief Rachman Hakim, Menur Pumpungan, Semolowaru, Manyar Sabrangan, Klampis Ngasem, Keputih, Perumahan Galaxy Bumi Permai
7,6 Kertajaya Indah Kertajaya, Galaxy Mall Surabaya, Perumahan Dharmahusada Indah, Manyar Sabrangan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Mulyosari, Pakuwon City, Gubeng, Surabaya Kota
9,5 Mulyorejo Mulyorejo, Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sutorejo
10,9 Kenjeran Kenjeran, Pantai Kenjeran, Kedung Cowek, Jembatan Nasional Suramadu, Surabaya Kota, Pelabuhan Tanjung Perak

Referensi[sunting | sunting sumber]