Curup, Rejang Lebong: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
6 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(Commonscat)
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Dorpshoofden te Tjoeroep Benkoelen Zuid-Sumatra TMnr 10001863.jpg|thumb|left|200px|Kepala adat Curup (tahun 1939)]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Megaliet bij Tjoeroep TMnr 10025792.jpg|thumb|200px|left|[[Megalit]] di Curup (foto diambil di tahun 1931)]]
'''Curup''' merupakan sebuah kota di daerah pegunungan bukit barisan dan dikelilingi oleh [[Bukit Kaba]] dan [[Bukit Daun]]. Penduduk aslinya adalah suku Rejang, namun banyak juga masyarakat dari suku lain seperti Jawa, Lembak, Minang, dan Serawai. Kota ini pernah menjadi ibukota Propinsi Sumatera selatan pada masa revolusi dibawah kepemimpinan Gubernur A.K. Gani.
 
Curup adalah kota kecil berudara dingin, segar dan sejuk yang terhampar di lembah dataran tinggi Sumatera. Adanya asimilasi kebudayaan daerah dengan orang pendatang, kini menjadikan kota Curup sebagai kota heterogen dari berbagai etnis di Indonesia.

Menu navigasi