Prasasti Ciaruteun: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada perubahan ukuran ,  10 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-jaman +zaman)
k (bot kosmetik perubahan)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-jaman +zaman))
Tempat ditemukannya prasasti ini merupakan bukit (bahasa Sunda: pasir) yang diapit oleh tiga sungai: [[sungai Cisadane|Cisadane]], [[sunga Cianten|Cianten]] dan [[sungai Ciaruteun|Ciaruteun]]. Sampai [[abad ke-19]], tempat ini masih dilaporkan sebagai Pasir Muara, yang termasuk dalam tanah swasta Ciampéa (sekarang termasuk wilayah [[Cibungbulang, Bogor|Kecamatan Cibungbulang]]).
 
Menurut ''[[Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara]]'' parwa 2, sarga 3, halaman 161 disebutkan bahwa Tarumanagara mempunya ''rajamandalarazamandala'' (bawahan) yang dinamai "Pasir Muhara".
 
== Penemuan ==

Menu navigasi