Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-mempengaruhi +memengaruhi)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-merubah +mengubah))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-mempengaruhi +memengaruhi))
 
== Latar Belakang ==
[[Telekomunikasi]] mempunyai sifat yang berubah terus menerus, nyaris tidak bertepi dan mampu mengubah tatanan wajah dunia, mengubah pola pikir manusia, mempengaruhimemengaruhi perilaku dan kehidupan umat manusia. Telekomunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup yang disejajarkan dengan hak asasi manusia.
 
Tujuh tahun lalu telekomunikasi Indonesia memasuki sejarah baru. Lewat Undang-undang Nomor 36/1999 tentang Telekomunikasi, sektor ini resmi menanggalkan privilege monopolinya untuk segera bertransisi ke era kompetisi. Kompetitor baru pun diundang masuk menjadi operator jaringan maupun jasa di sektor ini. Banyak kalangan berlega hati menyambut lahirnya undang-undang telekomunikasi tersebut. Apalagi tahun itu lahir juga Undang-undang Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
692.563

suntingan

Menu navigasi