Partikel dasar: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
EmausBot (bicara | kontrib)
k bot Menambah: mn:Эгэл бөөм
Luckas-bot (bicara | kontrib)
k [r2.5.2] bot Menambah: sh:Elementarna čestica
Baris 68: Baris 68:
[[qu:Tiksi k'atacha]]
[[qu:Tiksi k'atacha]]
[[ru:Элементарная частица]]
[[ru:Элементарная частица]]
[[sh:Elementarna čestica]]
[[simple:Elementary particle]]
[[simple:Elementary particle]]
[[sk:Elementárna častica]]
[[sk:Elementárna častica]]

Revisi per 30 November 2010 18.21

Dalam fisika partikel, partikel dasar adalah partikel yang; partikel lainnya yang lebih besar terbentuk. Contohnya, atom terbentuk dari partikel yang lebih kecil dikenal sebagai elektron, proton, dan netron. Proton dan netron terbentuk dari partikel yang lebih dasar dikenal sebagai quark. Salah satu masalah dasar dalam fisika partikel adalah menemukan elemen paling dasar atau yang disebut partikel dasar, yang membentuk partikel lainnya yang ditemukan dalam alam, dan tidak lagi terbentuk atas partikel yang lebih kecil.

Model Standar

Artikel utama dengan tabel partikel: Model Standar

Model Standar dari fisika partikel teridiri dari 12 spesies fermion dasar (partikel benda) dan 12 spesies boson dasar (partikel radiasi), dan antipartikel yang bersangkutan dan Higgs boson yang masih belum ditemukan.

Tetapi Model Standar seringkali dianggap sebagai teori "provisional" daripada sebagai teori dasar, karena ia tidak sesuai dengan teori relativitas umum Einstein. Ada kemungkinan partikel lain yang tidak dimuat dalam Model Standar, seperti graviton, partikel yang akan membawa gravitasi atau spartikel, partner supersimetri dari partikel biasa.

Referensi

  • Brian Greene, The Elegant Universe, W.W.Norton & Company, 1999, ISBN 0-393-05858-1.

Lihat pula

Pranala luar