Lompat ke isi

Kirene: Perbedaan antara revisi

2 bita dihapus ,  11 tahun yang lalu
k
bot kosmetik perubahan
k (bot Menambah: bn:সাইরিন, লিবিয়া; kosmetik perubahan)
k (bot kosmetik perubahan)
Kirenaika menjadi bagian dari [[Mesir Ptolemeus|imperium]] yang dikuasai oleh [[Dinasti Ptolemeus]] dari Alexandria di Mesir dan belakangan jatuh ke tangan [[Kekaisaran Romawi]]. Kirene adalah tempat kelahiran [[Eratosthenes]] dan ada sejumlah filsuf yang terkait dengan kota ini termasuk [[Kallimakhus]], [[Karneades]], [[Aristippus]] dan Arete, serta [[Sinesius]], uskup dari [[Ptolemais (Kirenaika)|Ptolemais]] pada [[abad ke-4 M]].
 
Para penduduk Kirene pada masa [[Lucius Cornelius Sulla|Sulla]] (l.k. [[85 SM]]) dibagi ke dalam empat kelas: warga negara, petani, penduduk asing, dan orang Yahudi, yang merupakan sebuah kelompok minoritas yang bergolak. Pemerintah kota itu, Apion menyerahkannya kepada orang-orang Romawi, tetapi Roma mempertahankan pemerintahan swa-prajanya. Pada [[74 SM]] Kirene dijadikan sebuah provinsi Romawi; namun, apabila di bawah pemerintah Dinasti Ptolemeus para penduduk Yahudi menikmati hak-hak yang setara, kini mereka mengalami penindasan yang kian meningkat dari penduduk Yunani yang otonom dna jauh lebih besar jumlahnya. Ketegangan-ketegangan mencapai puncaknya pada pemberontakna orang-orang Yahudi di Kirene di bawah pemerintahan [[Vespasianus]] ( [[73 M]]) dan khususnya [[Trayanus]] ([[117]]). Pemberontakan ini dipadamkan oleh Marcius Turbo, namun baru setelah sejumlah besar penduduk terbunuh ([[Dio Cassius]], lxviii. 32). Menurut [[Eusebius dari Kaisaria|Eusebius]] meledaknya tindakan kekerasan itu menyebabkan penduduk Libya menjadi jauh berkurang sehingga beberapa tahun kemudian koloni-koloni baru harus dibentuk sekadar untuk mempertahankan pemukiman yang berlanjut di situ.
 
Ekspor utama Kirene di sepanjang sejarah awalnya – tumbuhan obat-obatan [[silfium]] – ditampilkan pada kebanyakan [[mata uang]] Kirene, hingga tanaman itu dituai habis-habisan hingga punah. Meskipun kompetisi komersial dari Karthago dan Alexandria mengurani perdagangannya, Kirene, dengan pelabuhannya Apollonia (Marsa Susa), tetap merupakan pusat urban yang penting hingga [[gempa bumi]] [[365]]. [[Ammianus Marcellinus]] menggambarkannya pada [[abad ke-4]] sebagai kota mati, dan [[Sinesius]], seorang penduduk kelahiran Kirene, melukiskannya pada abad berikutnya sebagai sebuah reruntuhan yang sangat besar yang berada di bawah kekuasaan kaum nomaden.
 
== Kirene dalam Alkitab ==
Kirene disebutkan dalam [[Kitab 2 Makabe]]: Kitab ini dikatakan oleh penulisnya sebagai inti sari dari karya lima jilid oleh seorang [[Yahudi]] [[Helenistik]] yang bernama [[Yason dari Kirene]] yang hidup sekitar [[100 SM]]. (Baik Gereja Katolik maupun Gereja Timur mengakui [[2 Makabe]] [[kanon]]ik; Protestan tidak.) Kirene juga disebutkan dalam [[Perjanjian Baru]]: seseorang yang bernama [[Simon dari Kirene]] memikul salib [[Yesus|Kristus]] (Markus 15:21 dan yang sejajar). Lihat pula Kisah 2:10, 6:9; 11:20; 13:1.
 
== Penemuan baru ==