Penambat rel: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1.790 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Penambat rel memiliki dua jenis yaitu Penambat Elastis dan Penambat Kaku. Perkembangan transportasi kereta api yang cepat dan berat yang semakin meningkat, sehingga penambat kaku mulai tidak digunakan, kecuali untuk kelas jalan IV dan V.
k (←Suntingan 114.124.149.27 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh LaninBot)
Tag: Pengembalian SWViewer [1.3]
k (Penambat rel memiliki dua jenis yaitu Penambat Elastis dan Penambat Kaku. Perkembangan transportasi kereta api yang cepat dan berat yang semakin meningkat, sehingga penambat kaku mulai tidak digunakan, kecuali untuk kelas jalan IV dan V.)
== Jenis penambat ==
 
=== 1. Penambat elastis ===
Sistem penambat elastis, merupakan salah satu komponen utama yang ikut memengaruhi kualitas struktur jalan rel, terbuat dari bahan baja yang elastis, sehingga memungkinkan untuk mengabsorbsi getaran yang terjadi pada saat kereta lewat di atasnya ataupun mengakomodasi pemuaian rel akibat perbedaan suhu rel.
 
==== 1.1 Penambat e ====
[[Berkas:Pandrol-on-concrete.jpg|jmpl|Penambat '''Pandrol E-clip''' ]]
Disebut juga sebagai e clip karena bentuknya seperti huruf e kecil dan berbentuk seperti klip kertas sehingga disebut sebagai klip. Digunakan di [[Indonesia]] sejak penggunaan [[bantalan rel]] beton. Merupakan penambat yang pertama sekali dikembangkan oleh Pandrol sehingga disebut juga sebagai Pandroll Clip. Salah satu kelemahan dari sistem ini mudah untuk dicuri, cukup dengan menggunakan [[palu]] sudah bisa mencabut klip ini, untuk menghindari permasalahan ini dipasang suatu anti vandalisme.
* Penggunaan mudah seperti pada waktu pergantian rel
 
==== 1.2 Penambat type F ====
Penambat rel Tipe F bila dilihat sekilas tampak sederhana dan bentuknya mirip dengan Penambat Clip, namun komponen penambatnya relatif banyak sehingga membutuhkan ketelitian dalam pemasangan dan pemeliharaan. Kuat jepit yang dihasilkan dapat mencapai 500 kgf, dan penambat ini dianggap tidak cepat longgar karena mampu meredam getaran. Penambat ini banyak digunakan di [[Jepang]].
 
==== 1.3 KA Klip ====
[[Berkas:Kaklip.jpg|jmpl|KA Klip yang digunakan pada lintas Yogyakarta- Solo]]
Dikembangkan oleh PT Kereta Api Indonesia, yang mudah dipasang ataupun dibongkar dengan alat yang diciptakan khusus untuk itu. Penambat ini merupakan pengembangan dari F Type dan dibuat oleh PT [[Pindad]] <ref>KA-Clip Rail Fastening [http://www.pindad.com/prodgul800.php?bahasa=1&varkdnews=TCPKKA]</ref>.
* Dapat digunakan untuk upgrading rel tanpa mengganti bantalan
 
==== 1.4 Penambat kupu-kupu ====
Merupakan penambat yang disebut juga sebagai fastclip, merupakan perkembangan dari e clip berbentuk seperti kupu-kupu yang waktu pemasangan cepat, mudah dirawat, dan harga murah. Penambat seperti ini belum digunakan di Indonesia.
 
==== 1.5 DE Clip ====
[[Berkas:Leces sta 130804-2400 prb.JPG|jmpl|Penambat rel tipe DE Clip buatan Pindad]]
Merupakan penambat elastis yang dikembangkan di Belanda dan di Indonesia dibuat juga oleh PT Pindad dan digunakan secara luas pada jaringan jalan kereta api, khususnya diwilayah pulau Jawa.
* Mampu mengunci sendiri
 
=== Penambat2 Paku'''Penambat UlirKaku''' ===
Penambat kaku <sup>[3]</sup> digunakan pada awal perkembangan kereta api. Penambat kaku terdiri dari penambat paku, tirpon dan mur-baut. Penambat kaku sering mengalami terdesak akibat impact sarana yang lewat, kendor dan lepas. mengakibatkan lebar jalur semakin melebar dan bantalan mengalami patah pada dudukan rel.
 
==== 2.1 Penambat Paku Ulir ====
[[Berkas:Geschweisster schienenstoss.jpeg|jmpl|Paku ulir yang digunakan untuk mengikat rel ke bantalan]]
Merupakan penambat yang digunakan pada bantalan kayu, yang berupa paku ulir yang disekrup di atas pelat baja kedalam bantalan kayu sehingga mengikat rel ke bantalan.
 
==== 2.2.Tirpon ====
Penambat tirpon merupakan perkembangan dari paku ulir, karena penambat paku sering kendor dan lepas maka digunakan tirpon.
 
==== 2.3 Mur-Baut ====
Penambat yang biasa digunakan pada bantalan kayu atau baja. penambat mur-baut ini memiliki kekuatan jepitnya pada klem plat yang kaku.
 
 
Namun pada saat ini seiring dengan dengan kemajuan transportasi kereta api dari segi beban kereta yang lewat semakin berat dan kecepatan yang digunakan semakin tinggi, penambat kaku mulai tidak digunakan di Indonesia, kecuali untuk pembangunan kelas jalan IV dan V.
<br />
 
== Persyaratan ==
 
* Penambat mampu untuk menyerap gaya-gaya pada rel dengan elastis kemudian menyalurkannya ke bantalan
* Penambat dapat meredam sebanyak mungkin getaran dan ''impact'' akibat dari sarana kereta yang lewat diatasnya.
* Penambat mampu menahan lebar jalur rel.
* Penambat mampu untuk menjaga kemiringan rel pada batas tertentu;
* Dapat mengisolasi antara rel dengan bantalan terhadap aliran arus listrik terutama pada bantalan beton dan besi.
* Penambat rel elastis harus mampu menahan gaya tahan rel pada bantalan.
* Penambat rel harus mampu bertahan lama meskipun mengalami pelonggoran dan keausan pada jepitan pada waktu tertentu pemakaian. <sup>[4]</sup>
 
== Lihat pula ==
* Perlengkapan rel kereta [http://www.pindad.com/prodgul800.php?bahasa=1&varkdnews=TCPKDE]
* Efektivitas Penambat Rel Antivandalisme [http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2008/07/04/20464/Efektivitas-Penambat-Rel-Antivandalisme-]
*Penambat rel kaku dan persyaratan penambat rel [https://keretapedia.com/2020/05/17/penambat-rel-fastening-rail-di-jalur-kereta-api/ <nowiki>[3][4]</nowiki>]
 
== Galeri ==
16

suntingan

Menu navigasi