Perang Candu Pertama: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
89 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
k
khawatir
k (bentuk baku)
k (khawatir)
}}
 
'''Perang Candu Pertama''' ({{zh|t= 第 一次 鴉片戰爭|p=Dìyīcì Yāpiàn Zhànzhēng}}), '''Perang Opium Pertama''' atau '''Perang Inggris-Tiongkok Pertama''' adalah perang antara [[Perusahaan Hindia Timur Britania]] melawan [[Dinasti Qing]] di [[Tiongkok]] dari tahun 1839 hingga 1842 dengan tujuan memaksa [[Tiongkok]] mengimpor [[opium]] dari [[Britania Raya]]. Pejabat Tiongkok melarang keras perdagangan opium karena banyak rakyat cina yang ketergantungan oleh candu tersebut hingga mengkhawatirkan, dan mengancam hukuman mati bagi yang melanggar. Hal ini menyebabkan pemerintah Inggris merasa tersinggung karena pada saat itu sedang mendominasi perdagangan dan jauh lebih kuat secara militer. Britania Raya memenangkan perang ini dan memperoleh kekuasaan terhadap [[Hong Kong]] serta menjatuhkan hukuman denda kepada Tiongkok dan pihak Barat mendapatkan hak-hak istimewa dalam bertransaksi dengan Tiongkok.
 
Permintaan barang-barang mewah asal Tiongkok (terutama sutra, [[porselen]], dan teh) menyebabkan ketidakseimbangan perdagangan antara Tiongkok dan Inggris. Perdagangan perak global dari abad 16 hingga 18 dari Eropa ke Tiongkok harus mematuhi [[Sistem Kanton]], yang membatasi perdagangan luar negeri Tiongkok hanya boleh masuk melalui kota pelabuhan di selatan yaitu [[Kanton]]. Untuk mengatasi ketidakseimbangan ini, [[Perusahaan Hindia Timur Britania]] mulai menanam [[candu]] di [[Benggala]] (sekarang masuk wilayah [[Bangladesh]]), dan mengizinkan para pedagang swasta Inggris menyelundupkan opium ke Tiongkok secara ilegal. Masuknya narkoba ilegal ini membalikkan [[neraca perdagangan]] Tiongkok yang tadinya surplus menjadi [[defisit]], perekonomian menjadi tergerus karena transaksi perak, dan meningkatkan jumlah pecandu opium di dalam negeri, situasi yang sangat mengkhawatirkan bagi para pejabat Tiongkok.
5

suntingan

Menu navigasi