Tutie Kirana: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Nooviiaan (bicara | kontrib)
Agungsn (bicara | kontrib)
Delete pic (damaged)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox artis indonesia
{{Infobox artis indonesia
|name = Tutie Kirana
|name = Tutie Kirana
|image = Tuty_Kirana.jpg
|image =
|imagesize =
|imagesize =
|caption =
|caption =

Revisi per 3 Maret 2020 15.54

Templat:Infobox artis indonesia Tutie Kirana (lahir 28 Oktober 1952) adalah seorang aktris Indonesia era 1970-an.

Keluarga

Ibu dari Hyza, Djenar Maesa Ayu, dan Panji ini sudah punya empat cucu dari kedua anak perempuannya. Bahkan, ia sudah memiliki seorang cicit dari putri Djenar, Banyu Bening. Sebelum menikah dengan Hartono Parbudi tahun 1989, ia menikah dengan sutradara legendaris Indonesia Sjumandjaja dan aktor Agus Melasz. Tutie juga pernah bermain sinetron "Pedang Keadilan", awal tahun 1990-an.

Karier dan Prestasi

Pada era tahun 1970-1980-an, nama Tutie Kirana cukup populer. Ia membintangi puluhan film, meskipun tak pernah berhasil meraih Piala Citra, tetapi empat kali nama Tutie masuk nominasi Festival Film Indonesia, yaitu lewat film "Buaya Deli", "Buah Terlarang", "Tinggal Sesaat Lagi" dan "May".

Pada bulan April 2014, Tutie Kiarana resmi bergabung dengan Atiqah Hasiholan, Vino G. Bastian, Marissa Anita, dan Mario Irwinsyah dalam sebuah proyek film feature terbaru arahan Rako Prijanto, berjudul 3 Nafas Likas.[1] Film yang diproduksi oleh Oreima Pictures ini rencananya akan mulai tayang pada bulan September 2014.

Filmografi

Tahun Judul Peran Keterangan
1971 Pendekar Bambu Kuning
1972 Flambojant Eneida
Mama Sonia
Kabut Bulan Madu Yati
1973 Si Doel Anak Betawi Ibu
1974 Maria, Maria, Maria Maria
Calon Sarjana Paula
Dewi Tuti
1975 Balas Dendam
Kenapa Kau Pergi Tini/Deasy
1976 Si Doel Anak Modern Ibu
Impian Perawan
1977 Operasi Tinombala
Napsu Serakah Tini
Seharum Hati Ibu
Krakatau
1978 Buaja Deli Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1979
Roda-Roda Gila Tante
Kuda-Kuda Binal
1979 Ira Maya Si Anak Tiri Melani
Kau dan Aku Sayang (You and I My Love) Yuni
Buah Terlarang Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1980
1980 Selamat Tinggal Masa Remaja
Gadis Penakluk Yuni
Tempatmu di Sisiku Tantenya Ira
1981 Tangan-tangan Mungil Nyonya Anton
1986 Tinggal Sesaat Lagi Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 1987
1989 Tutur Tinular 1 (Pedang Naga Puspa)
2001 Ca Bau Kan Jeng Tut
2004 Gie Nio
2006 A Very Boring Conversation Wanita Film pendek
3 Hari untuk Selamanya
Betina
2007 Jakarta Undercover
2008 May Ibunda May Nominasi – Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2008
XL (Xtra Large)
In the Name of Love Kartika Hidayat
2009 Kalau Cinta Jangan Cengeng Mama Boy
2012 Sampai Ujung Dunia Ibunda Anissa
2013 What They Don't Talk About When They Talk About Love Rima
Laura & Marsha Ibunda Marsha
2014 3 Nafas Likas Likas tua
About a Woman Ibu/Oma Nominasi – Aktris Utama Terpilih di Piala Maya 2015
2018 Ave Maryam Suster Monic Aktris Pendukung Pilihan Tempo di Festival Film Tempo 2018
2019 Mantan Manten Koes Marjanti
Imperfect Melinda

Rujukan

  1. ^ "Twitter / MarissaAnita: Baca Naskah "Tiga Nafas Likas"". Twitter.Com. 2014-04-17. Diakses tanggal 2014-04-20.