Homogen: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
21 bita dihapus ,  8 bulan yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
(→‎Efek Akhir: apa : EA)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler tanpa kategori Suntingan seluler lanjutan
 
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Dalam konteks lain, suatu materi tidak [[homogen]] sejauh terdiri dari atom dan molekul. Namun, pada tingkat normal dunia kita sehari-hari, sebuah panel kaca, atau lembaran [[logam]] digambarkan sebagai [[kaca]], atau baja tahan karat. Dengan kata lain, ini masing-masing digambarkan sebagai bahan yang [[homogen]].
 
Dalam konteks logam komposit adalah paduan. Campuran logam dengan satu atau lebih bahan logam atau bukan logam adalah paduan. Komponen-komponen dari suatu paduan tidak bergabung secara kimiawi tetapi, justru dicampur dengan sangat halus. Paduan mungkin homogen atau mungkin mengandung partikel kecil komponen yang dapat dilihat dengan mikroskop. Kuningan adalah contoh dari paduan, menjadi campuran tembaga dan seng yang homogen. Contoh lain adalah baja, yang merupakan paduan besi dengan karbon dan kemungkinan logam lainnya. Tujuan dari paduan adalah untuk menghasilkan sifat yang diinginkan dalam logam yang secara alami tidak memilikinya. Kuningan, misalnya, lebih keras dari tembaga dan memiliki warna yang lebih seperti [[emas]]. Baja lebih keras dari besi dan bahkan bisa dibuat tahan karat (stainless steel).
 
kosmologi homogen
Homogenitas, dalam konteks lain berperan dalam kosmologi. Dari perspektif kosmologi abad ke-19 (dan sebelumnya), alam semesta tidak terbatas, tidak berubah, homogen, dan karenanya dipenuhi oleh bintang-bintang. Namun, astronom Jerman Heinrich Olbers menegaskan bahwa jika ini benar, maka seluruh langit malam akan dipenuhi dengan cahaya dan cerah seperti siang hari; ini dikenal sebagai paradoks Olbers. Olbers mempresentasikan makalah teknis pada tahun 1826 yang berusaha menjawab teka-teki ini. Premis yang salah, tidak diketahui pada zaman Olbers, adalah bahwa alam semesta tidak terbatas, statis, dan homogen. Kosmologi Big Bang menggantikan model ini (meluas, terbatas, dan alam semesta tidak homogen). Namun, para astronom modern memberikan penjelasan yang masuk akal untuk menjawab pertanyaan ini. Salah satu dari setidaknya beberapa penjelasan adalah bahwa [[bintang]] dan [[galaksi]] yang jauh bergeser merah, yang melemahkan cahaya tampak dan membuat [[langit]] malam [[gelap]].<ref>{{en}}[http://www.fofweb.com/activelink2.asp?ItemID=WE40&SID=5&iPin=ffdatom0854&SingleRecord=True HOMOGEN di FofWeb]</ref>
 
== Pranala Luar ==

Menu navigasi