Sagu: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
237 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Menolak 3 perubahan teks terakhir dan mengembalikan revisi 13143542 oleh Arifin.wijaya
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(Menolak 3 perubahan teks terakhir dan mengembalikan revisi 13143542 oleh Arifin.wijaya)
[[Berkas:Sagu lempeng.jpg|jmplthumb|180px|Sagu dijual dalam bentuk lempeng persegi.]]
'''Sagu''' adalah [[tepung]] atau olahan yang diperoleh dari pemrosesan [[teras batang]] [[rumbia]] atau "pohon sagu" (''Metroxylon sagu'' Rottb.). Tepung sagu memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan tepung [[tapioka]]. Dalam resep masakan, tepung sagu yang relatif sulit diperoleh sering diganti dengan tepung tapioka sehingga namanya sering kali dipertukarkan, meskipun kedua tepung ini berbeda.
 
Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat di [[Maluku]] dan [[Papua]] yang tinggal di pesisir. Sagu dimakan dalam bentuk [[papeda]], semacam [[bubur]], atau dalam olahan lain. Sagu sendiri dijual sebagai tepung curah maupun yang dipadatkan dan dikemas dengan daun [[pisang]]. Selain itu, saat ini sagu juga diolah menjadi [[mi]].
 
Sebagai sumber [[karbohidrat]], sagu memiliki keunikan karena diproduksi di daerah rawa-rawa (habitat alami rumbia). Kondisi ini memiliki keuntungan ekologis tersendiri, walaupun secara ekonomis kurang menguntungkan (menyulitkan distridistribusi).
 
== Pemanenan sagu ==
[[Berkas:Sagu-06 081122-4153 sim.JPG|thumb|250px|Pati sagu kering]]
 
Sagu dipanen dengan tahap sebagai berikut:
 
# Pohon sagu dirubuhkan dan dipotong hingga tersisa batang saja.
# Batang dibelah memanjang sehingga bagian dalam terbuka.
# Pati diolah untuk dijadikan tepung atau dikemas dengan daun pisang (dinamakan "[[basong]]" di Kendari).
 
Pohon sagu dapat tumbuh hingga setinggi 20 m, bahkan 30 m. Dari satu pohon dapat dihasilkan 150 sampai 300&nbsp;kg pati. Suatu survei di [[Kabupaten Kendari]] menunjukkan bahwa untuk mengolah dua pohon sagu diperlukan 4 orang yang bekerja selama 6 hari.<ref>http://www.iptek.net.id/ind/?ch=jsti&id=277</ref>
Tanaman sagu dapat berperan sebagai pengaman lingkungan karena dapat mengabsorbsi emisi gas karbondioksida yang berasal dari lahan rawa dan gambut ke udara (Bintoro, 2008).<ref>http://www.http://repository.ipb.ac.id/search?order=DESC&rpp=10&sort_by=0&page=5&query=sagu&etal=0</ref>
 
Tanaman sagu dapat berperan sebagai pengaman lingkungan karena dapat mengabsorbsi emisi gas karbondioksida yang berasal dari lahan rawa dan gambut ke udara (Bintoro 2008)
 
== Kandungan gizi ==

Menu navigasi