Palestine 194: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1 bita ditambahkan ,  10 bulan yang lalu
k
ibukota → ibu kota
k (→‎top: cleanup using AWB)
k (ibukota → ibu kota)
 
{{Redirect|State 194|film dokumenter tahun 2012|State 194 (film)}}
{{Proses perdamaian Israel-Palestina}}
'''Palestine 194''' adalah sebuah nama yang diberikan kepada sebuah kampanye diplomatik oleh [[Otoritas Nasional Palestina]] untuk meraih keanggotaan di PBB bagi [[Negara Palestina]]. Nama kampanye tersebut adalah rujukan bahwa Palestina menjadi anggota PBB ke-194.<ref name=Schell>{{Cite news|author=Schell, Bernhard|title=UN will count 194 members if Palestine gets in|url=http://www.indepthnews.info/index.php/global-issues/299-un-will-count-194-members-if-palestine-gets-in|date=31 July 2011|newspaper=InDepthNews|accessdate=1 August 2011}}</ref> Kampanye tersebut merupakan bagiand ari sebuah strategi untuk meraih [[pengakuan internasional Negara Palestina]] berdasarkan pada batas-batas sebelum [[Perang Enam Hari]], dengan [[Yerusalem Timur]] sebagai ibukotanyaibu kotanya. Inisiatif tersebut berkembang selama dua tahun dalam negosiasi dengan israel yang disusul dengan penolakan terhadap pembekuan [[pemukiman Israel|kegiatan-kegiatan pemukiman]]-nya di Tepi Barat. Kampanye tersebut dikabarkan di media awalnya pada akhir 2009,<ref>{{Cite news|author=Phillips, Leigh|title=EU rejects request to recognise independent Palestine|url=http://euobserver.com/24/29006|date=17 November 2009|newspaper=EUobserver.com|accessdate=30 August 2011}}</ref> dan meraih ketenaran pada [[sesi keenam puluh enam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa|Sesi ke-66]] dari Majelis Umum pada September 2011.<ref name=Schell /> Presiden [[Mahmoud Abbas]] mengajukan permintaan tersebut kepada [[Sekretaris-Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa|Sekjen]] [[Ban Ki-moon]] pada 23 September 2011; [[Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa|Dewan Keamanan]] menyepakatinya. Pada September 2012, Otoritas Palestina mengumumkan [[resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 67/19|sebuah resolusi]] yang memberikan status [[Pengamat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa|negara pengamat non-anggota]] kepada Palestina, yang disahkan oleh Majelis Umum pada 29 November 2012.<ref>{{cite web|title=Palestine to seek UN non-Member State status, Abbas tells General Assembly debate|work=UN News Centre|accessdate=29 November 2012|date=27 September 2012}}</ref>
 
Dorongan tersebut secara formal didukung oleh [[Liga Arab]] pada bulan Mei,<ref name="alplan">{{Cite news|author=Sawafta, A.|title=Arabs to seek full Palestinian upgrade at UN|url=https://www.reuters.com/article/2011/07/14/us-palestinians-israel-statehood-arabs-idUSTRE76D21020110714|newspaper=Reuters|publisher=Thomson Reuters|date=14 July 2011|accessdate=19 July 2011}}</ref> dan resmi dikonfirmasikan oleh Organisasi Pembebasan Palestina pada 26 Juni 2011.<ref>{{Cite news|author=Staff writers|title=Arab League Requests Palestinian Statehood from U.N.|url=http://english.pnn.ps/index.php?option=com_content&task=view&id=10400&Itemid=29|newspaper=Palestine News Network|date=6 July 2011|accessdate=19 July 2011}}</ref> Keputusan tersebut telah dicap oleh pemerintah Israel sebagai langkah unilateral, sementara pemerintah Palestina meyakininya adalah hal esensial dalam rangka memajukan keadaan saat ini. Beberapa negara lainnya, seperti Jerman dan Kanada, juga menolak keputusan tersebut dan menyerukan kembali negosiasi. Namun, negara-negara lainnya, seperti Norwegia dan Kanada, mendorong rencana tersebut. Sekjen berkata, "para anggota PBB terpecah antara sepakat atau menentang pengakuan kenegaraan Palestina di PBB."<ref>{{Cite news|author=Ashkar, Alaa|author2=Bannoura, Saed|url=http://imemc.org/article/61985/|title=UN Secretary-General Supports Full Palestinian Membership|date=9 September 2011|newspaper=IMEMC News|publisher=International Middle East Media Center|accessdate=9 September 2011}}</ref>
268.871

suntingan

Menu navigasi