Waffen-SS: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-terpercaya +tepercaya)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Perancis +Prancis))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-terpercaya +tepercaya))
Selama [[Perang Dunia II]], kekuatan Waffen-SS membengkak menjadi 38 divisi. Akan tetapi tidak semuanya beranggotakan orang [[Jerman]]. Ketika jumlah korban semakin meningkat, Waffen-SS menerima para sukarelawan asing untuk bertempur di bawah panjinya. Dimulai dari orang-orang Eropa Barat yang dianggap berkerabat dengan orang Jerman ([[Skandinavia]], [[Belgia]], [[Prancis]], dan [[Belanda]]), barisan bersenjata SS ini kemudian dibanjiri oleh para Non-Jermanik,yang disebut [[orang Arya Kehormatan]].Kemudian mengalirlah sukarelawan [[Ukraina]], [[Rusia]], [[Cossack]], Baltik (seperti [[Estonia]]), kaum [[Muslim]] [[Balkan]], serta [[India]].
 
Di medan perang, Waffen-SS, terutama divisi-divisi Panzer-nya, sangat disegani oleh lawan maupun kawan. Akan tetapi kebanyakan unit lainnya, terutama yang berasal dari sukarelawan Balkan dan Uni Soviet kebanyakan tidak terpercayatepercaya.
 
Setelah perang, unit ini dihukum oleh Pengadilan Nuremberg sebagai sebuah organisasi kriminal. Hal ini bukan hanya dikarenakan keterkaitannya dengan kamp-kamp konsentrasi dan unit-unit pembunuh mobil SS namun juga karena tindakan kekejaman terhadap penduduk sipil maupun tawanan perang yang dilakukan sejumlah unit tempurnya.

Menu navigasi