Lompat ke isi

Teleskop radio: Perbedaan antara revisi

17 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
bentuk baku
k (Bot: Perubahan kosmetika)
(bentuk baku)
Dari perbedaan sinyal yang ditangkap, maka bentuk alat yang digunakan untuk menangkap sinyal itu juga berbeda. yang pertama yaitu teleskop optik. teleskop ini menggunakan lensa atau cermin sebagai komponen utamanya untuk mengumpulkan cahaya. cahaya yang terkumpul ini kemudian diteruskan ke detektor optik yang berupa mata manusia atau kamera. dari detektor ini akan tampak berupa gambar dua dimensi dari objek yang kita lihat atau rekam. Sedangkan untuk teleskop radio, alat utama untuk mengumpulkan sinyal radio adalah parabola. dari parabola ini kemudian sinyal radio diarahkan ke antena kecil sebagai detektornya. ada pula teleskop radio yang tanpa menggunakan parabola, tetapi hanya menggunakan kawat dengan panjang tertentu yang dibentangkan. untuk bentuk antena bisa bermacam-macam seperti antena pada umumnya.
 
Benda yang bisa diamati dengan teleskop radio juga berbeda dengan benda yang bisa diamati dengan teleskop optik. tidak semua benda yang bisa diamati dengan teleskop radio bisa diamatai dengan teleskop optik, begitu juga sebaliknya. salah satu benda yang cukup mudah diamati dengan teleskop radio dan bisa dilakukan oleh siapa saja menggunakan teleskop radio yang sangat sederhana adalah matahari dan jupiter. benda ini memancarkan sinyal radio pada frekuensi rendah sebagai akibat dari aktifitasaktivitas yang berlangsung di kedua benda tersebut. teleskop yang digunakan juga sederhana, hanya menggunakan kawat dengan panjang tertentu yang dibentangkan, receiver, dan komputer. Teleskop radio ini sangat sangat memungkinkan untuk dibuat dan dilakukan pengamatan oleh pelajar ataupun mahasiswa, penghoby elektronika, radio amatir.
 
== Pendahuluan ==
Teleskop radio bekerja dalam gelombang yang lebih panjang daripada gelombang optik. Hal ini menyebabkan daya pisah yang dimiliki teleskop radio sangat rendah. Jika dengan menggunakan teleskop optik kita dapat menentukan sumber pancaran di langit dengan cukup akurat, teleskop radio hanya dapat menentukan daerah tempat sumber pancaran tersebut berada.
 
Gelombang radio yang memiliki panjang gelombang 20  cm, memiliki panjang gelombang 400.000 kali lebih panjang dibandingkan panjang gelombang optik. Oleh karena itu, untuk mendapatkan daya pisah yang setara dengan teleskop optik, teleskop radio harus memiliki diameter 400.000 kali lebih besar.
 
Untuk memisahkan jarak di langit sebesar 1 detik busur dalam panjang gelombang radio 20  cm, maka harus digunakan teleskop radio yang berdiameter 40  km.
 
Masalh daya pisah ini kemudian dipecahkan dengan suatu teknik yang dikenal dengan teknik interferometri.
* Rohlfs, K., & Wilson, T. L. (2004). Tools of radio astronomy. Astronomy and astrophysics library. Berlin: Springer.
* [[Isaac Asimov|Asimov, I.]] (1979). Isaac Asimov's Book of facts; ''Sky Watchers''. New York: Grosset & Dunlap. Page 390 - 399. ISBN 0-8038-9347-7
{{astronomi-stub}}
 
[[Kategori:Teleskop radio| ]]
[[Kategori:Pencitraan astronomi]]
[[Kategori:Instrumen astronomi]]
 
 
{{astronomi-stub}}