Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
merapikan artikel
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di tahun + pada tahun))
(merapikan artikel)
GPIB mengaku bahwa Allah menyelamatkan alam semesta ciptaan-Nya dalam karya [[Tuhan]] [[Yesus]] [[Kristus]] Anak Allah, yang berlanjut dalam kehidupan secara kontekstual melalui Roh Kudus-Nya.
 
GPIB bersama Gereja dari segala abad dan tempat mengaku bahwa keselamatan hanya oleh Iman, hanya oleh Anugerah dan hanya oleh Firman (Sola Fide, Sola Gratia, Sola Scriptura) serta mengikrarkan Pengakuan Imannya sebagaimana nyata dalam :
* Pengakuan Iman Rasuli
* Pengakuan Iman Nicea-Konstantinopel
Dalam menata dan mengembangkan panggilan dan pengutusan, GPIB menganut sistem Presbiterial Sinodal yang dilaksanakan oleh para [[Presbiter]] yaitu [[Pendeta]], [[Penatua]] dan [[Diaken]] bersama seluruh anggota Jemaat GPIB.
 
GPIB adalah kesatuan dari persekutuan jemaat-jemaat :
* Yang telah ada pada waktu GPIB didirikan
* Yang dilembagakan berdasarkan pengembangan Jemaat-jemaat
Majelis Sinode adalah pimpinan GPIB, pemegang dan pelaksana amanat Persidangan Sinode GPIB, pimpinan administratif dan pengelola sinodal yang dalam tugasnya bersifat kolektif kesejawatan. Fungsionaris Majelis Sinode GPIB dipilih oleh dan di dalam Persidangan Sinode GPIB. Majelis Sinode GPIB berkedudukan di [[Jakarta]].
 
Persidangan Sinode XX GPIB yang diadakan di [[Balikpapan]], [[Kalimantan Timur]] pada tanggal [[26]] – [[31]] [[Oktober]] [[2015]] telah memilih dan menetapkan susunan fungsionaris Majelis Sinode GPIB yang baru. Para fungsionaris Majelis Sinode GPIB terpilih kemudian diteguhkan dalam Ibadah Syukur Agung & Penutupan Persidangan Sinode XX GPIB yang dilayani oleh Pendeta Rufus Alexander Waney, M.Th. (Mantan Ketua Umum Majelis Sinode GPIB XVII) Fungsionaris Majelis Sinode GPIB XX (Masa Bakti 2015–2020) adalah sebagai berikut :
{| class="wikitable"
!colspan="2"|Masa Bakti 2015–2020
Pimpinan di tingkat Jemaat berada di tangan Majelis Jemaat GPIB yang fungsi & perannya dilaksanakan oleh Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ), Anggota PHMJ dipilih dalam Sidang Majelis Jemaat dan ditetapkan oleh Majelis Sinode GPIB melalui Surat Keputusan untuk masa jabatan 2,5 tahun.
 
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pelayanan di tengah Jemaat, Majelis Sinode GPIB menempatkan Pejabat GPIB (Pendeta, Diaken dan Penatua ) dalam Jemaat dengan tugas khusus sebagai berikut :
* [[Pendeta]] : dipercayakan secara khusus melayani pelayanan Firman dan Sakramen, peneguhan sidi, pemberkatan perkawinan, peneguhan pejabat dan penggembalaan.
* [[Penatua]] : dipercayakan secara khusus pelaksanaan penggembalaan dan ketertiban pelayanan.
* [[Diaken]] : dipercayakan secara khusus tugas diakonia sosial dan pelayanan kasih.
Bilamana Pendeta di suatu Jemaat berhalangan, Majelis Jemaat setempat menunjuk salah seorang Penatua untuk melaksanakan tugas khusus Pendeta dan melaporkannya kepada Majelis Sinode GPIB.
 
GPIB mengenal alih tugas (mutasi) Pendeta antar Jemaat / antar wilayah yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap Pendeta GPIB, penyegaran pelayanan, penambahan pengetahuan, dan tindakan prefentif dalam pengamanan personil. Pengaturan alih tugas Pendeta GPIB diatur oleh Majelis Sinode GPIB.
 
Diaken dan Penatua GPIB adalah Pejabat GPIB yang dipilih dari dan oleh warga sidi Jemaat GPIB melalui tahapan proses Pemilihan Diaken dan Penatua GPIB. Proses pemilihan meliputi tahapan sebagai berikut : pembentukan Panitia Pemilihan Diaken dan Penatua di setiap Jemaat GPIB yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB, sensus / pemutahiran data warga sidi jemaat, penetapan daftar pemilih (warga sidi jemaat yang memiliki hak untuk dapat memilih dan dipilih / dapat memilih tapi tidak bisa dipilih menjadi calon Diaken dan Penatua), pemilihan tahap I untuk memilih bakal calon Diaken dan Penatua, penyerahan berkas administrasi para bakal calon, pembinaan bakal calon Diaken dan Penatua, pemilihan tahap II untuk memilih calon tetap Diaken & Penatua, pembinaan calon tetap Diaken dan Penatua, pastoral / penggembalaan para bakal calon / calon tetap Diaken dan Penatua bersama Istri / Suami. Para Diaken dan Penatua terpilih, ditetapkan oleh Majelis Sinode GPIB melalui Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB dan diteguhkan dalam Ibadah Minggu Jemaat yang dilayani oleh Pejabat GPIB yang ditugaskan oleh Majelis Sinode GPIB.
 
Guna melaksanakan penataan dan pengembangan panggilan dan pengutusannya, maka GPIB membentuk Badan-badan Pelaksana Majelis Sinode serta Badan-badan Pelaksana Majelis Jemaat dengan bidang / kegiatan sebagai berikut :
 
== Pelayanan Kategorial ==
 
== Departemen ==
GPIB juga memiliki beberapa departemen, antara lain :
* Departemen Teologi
* Departemen Pelkes (Pelayanan dan Kesaksian)
 
== Yayasan ==
GPIB mempunyai sejumlah yayasan untuk melaksanakan pelbagai program pelayanannya, antara lain :
* Yayasan Pendidikan Kristen (Yapendik) GPIB
* Yayasan Diakonia GPIB
 
== Penerbitan ==
Melalui Penerbitan GPIB, GPIB menerbitkan berbagai buku penuntun bagi Presbiter, para Pelayan Anak atau Teruna, dan Jemaat serta menerbitkan buku nyanyian peribadatan, antara lain :
* Sabda Guna Dharma & Sabda Guna Krida : buku penuntun khotbah bagi Presbiter di Ibadah Minggu Jemaat dan Ibadah Rumah Tangga.
* Sabda Bina Umat : buku penuntun renungan sehari-hari bagi anggota Jemaat.
* Sabda Bina Anak : buku penuntun khotbah & aktifitas bagi Pelayan Pelkat PA di Ibadah Minggu Pelayanan Anak.
* Sabda Bina Anak Harian : buku penuntun renungan sehari-hari bagi anak-anak layan Pelkat Pelayanan Anak.
* Sabda Bina Teruna : buku penuntun khotbah bagi Pelayan Pelkat PT di Ibadah Minggu Persekutuan Teruna.
* Sabda Bina Pemuda : buku penuntun renungan sehari-hari bagi anggota Pelkat Gerakan Pemuda.
* Gita Bakti : buku nyanyian yang dipakai dalam setiap bentuk peribadatan di GPIB seperti Ibadah Minggu, Ibadah Rumah Tangga, Ibadah Pelkat dan ibadah-ibadah lainnya. Gita Bakti dipakai bersama dengan buku nyanyian gerejawi terbitan Yamuger seperti Kidung Jemaat, Kidung Muda-Mudi, Kidung Ceria dan Pelengkap Kidung Jemaat sebagai buku sumber nyanyian gerejawi.
 
Majelis Sinode GPIB melalui Departemen Inforkom & Litbang menerbitkan Majalah Arcus secara rutin setiap triwulan, sebagai media informasi & komunikasi antara Jemaat-jemaat GPIB.
 
== Kantor pusat GPIB ==
[[Berkas:Kantor Majelis Sinode GPIB.jpg|jmpl|268x268px|'''Kantor Majelis Sinode GPIB di area komplek GPIB "Immanuel" Pejambon, Jakarta Pusat''']]
* Kantor Majelis Sinode GPIB terletak di area komplek GPIB "Immanuel" Jalan Medan Merdeka Timur No. 10, Pejambon Jakarta Pusat.
* Kantor Majelis Sinode GPIB buka setiap hari [[Senin]] – [[Jumat]] pada jam kerja dan tutup/libur pada hari [[Sabtu]] dan [[Minggu]].
103

suntingan

Menu navigasi