Optimisasi mesin pencari: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-algoritma; +algoritme)
k (Dikembalikan ke revisi 13120117 oleh Rachmat04 (bicara).)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-algoritma; +algoritme))
{{nofootnotes}}
 
'''Optimisasi mesin pencari''' ([[bahasa Inggris]]: ''Search Engine Optimization'', biasa disingkat '''SEO''') adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan [[volume]] dan kualitas [[trafik]] kunjungan melalui [[mesin pencari]] menuju [[situs web]] tertentu dengan memanfaatkan [[mekanisme]] kerja atau [[algoritmaalgoritme]] mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.
 
Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan [[pelanggan]] baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.
== Sejarah ==
 
Menurut [[Danny Sullivan]], istilah ''search engine optimization'' pertama kali digunakan pada [[26 Juli]] tahun [[1997]] oleh sebuah pesan [[spam]] yang diposting di [[Usenet]]. Pada masa itu algoritmaalgoritme mesin pencari belum terlalu [[kompleks]] sehingga mudah dimanipulasi.
 
Versi awal algoritmaalgoritme pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh [[webmaster]] melalui [[meta tag]] pada kode [[html]] situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (''keyword''). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan [[konten]] situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang [[relevan]] dan berkualitas.
 
[[Larry Page]] dan [[Sergey Brin]], dua [[mahasiswa]] doktoral ilmu [[komputer]] [[Universitas]] [[Stanford]], berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun [[Backrub]], sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. AlgoritmaAlgoritme tersebut, yang dinamakan [[PageRank]], merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah [[link]] yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.
 
Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti [[Yahoo!]] atau [[DMOZ]] dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.
== Etika dan legalitas ==
 
Sistem PageRank, walau menerapkan algoritmaalgoritme yang kompleks, belakangan juga tidak lagi sepenuhnya mampu menghadapi trik dan manipulasi. Sejumlah webmaster dan praktisi SEO telah mengembangkan beberapa metode yang memanfaatkan cara kerja PageRank agar halaman web klien mereka berada pada peringkat pertama hasil pencarian. Google secara resmi telah melarang penggunaan beberapa teknik ilegal seperti ''[[link farming]]'', ''[[doorway pages]]'', ''[[keyword stuffing]]'', dan ''[[auto generated pages]]'' atau ''[[scraper pages]]''. Situs atau layanan SEO yang tetap menggunakanannya terancam akan dihapus dari [[indeks]] pencarian.
 
Ancaman Google dan mesin pencari lain bukan hanya gertakan. Beberapa perusahaan layanan SEO beserta klien mereka yang tidak mengindahkan larangan tersebut menerima [[penalti]] yang serius karena perbuatan ilegal mereka. Pada tahun 2005, [[Matt Cutts]] dari Google mengatakan bahwa URL sebuah firma SEO bernama [[Traffic Power]] beserta klien-klien mereka telah dihapus dari indeks Google karena menggunakan teknik SEO ilegal. Kasus lain yang terkenal adalah ketika Google pada Februari 2006 menghapus situs web perusahaan [[BMW]] dan [[Ricoh]] [[Jerman]] dari daftar karena terbukti menggunakan metode SEO yang manipulatif. BMW dan Ricoh dengan segera meminta maaf kepada Google dan memperbaiki situs mereka. Google kemudian memasukkan kembali situs web mereka ke dalam indeks pencarian. Namun skandal tersebut tetap meninggalkan citra buruk dan memalukan bagi kedua perusahaan tersebut.

Menu navigasi