Enkripsi: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-algoritma, +algoritme)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-algoritma, +algoritme))
Sejarah ''Cipher'' pena dan kertas pada waktu lampau sering disebut sebagai [[cipher klasik|''cipher'' klasik]]. ''Cipher'' klasik termasuk juga [[cipher pengganti|''cipher'' pengganti]] dan [[cipher transposisi|''cipher'' transposisi]]. Pada awal [[abad 20]], mesin-mesin yang lebih mutakhir digunakan untuk kepentingan enkripsi, [[mesin rotor]], merupkan skema awal yang lebih kompleks.
 
Metode enkripsi dibagi menjadi [[algoritme symmetric key|algoritmaalgoritme ''kunci simetris'']] dan [[algoritme asymmetric key|algoritme ''asymmetric key'']]. pada algoritme ''symmetric key'' (misalkan, [[DES]] dan [[Advanced Encryption Standard|AES]]), pengirim dan penerima harus memiliki kunci yang digunakan bersama dan dijaga kerahasiaanya. Pengirim menggunkan kunci ini untuk enkripsi dan penerima menggunakan kunci yang sama untuk dekripsi. Pada algoritme ''kunci asimetris'' (misalkan, [[RSA]]), terdapat dua kunci terpisah, sebuah ''[[public key]]'' diterbitkan dan membolehkan siapapun pengirimnya untuk melakukan enkripsi, sedangkan sebuah ''[[private key]]'' dijaga kerahasiannya oleh penerima dan digunakan untuk melakukan dekripsi.
 
Cipher ''kunci simetris'' dapat dibedakan dalam dua tipe, tergantung pada bagaimana ''cipher'' tersebut bekerja pada blok simbol pada ukuran yang tetap (''[[block cipher]]s''), atau pada aliran simbol terus-menerus (''[[stream cipher]]s'').

Menu navigasi