Nyai: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
3 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Konotasinya (paragraf 1) diubah menjadi konotasi.
(Konotasinya (paragraf 1) diubah menjadi konotasi.)
'''Nyai''' adalah sebutan umum di [[Jawa Barat]], khususnya bagi wanita dewasa. Namun, kata ini memiliki konotasinyakonotasi lain pada zaman kolonial [[Hindia Belanda]]. Ketika itu nyai berarti gundik, selir, atau wanita piaraan para pejabat dan serdadu [[Belanda]].
 
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diterbitkan [[Depdikbud]] pada [[1989]]. seorang nyai memiliki kesinoniman dengan gundik dan selir. Baik nyai, gundik maupun selir, dalam KBBI, diartikan sebagai bini gelap, perempuan piaraan, dan istri yang tidak pernah dikawini resmi.
1.357

suntingan

Menu navigasi